Ancang-ancang Lazada Hadapi Permintaan Logistik Kala Ajang Belanja 11.11

Technologue.id, Jakarta – Lazada senantiasa berbenah diri setiap akan menyelenggarakan festival belanja tahunan. Perusahaan e-commerce terbesar ini mengaku telah menyiapkan teknologi hingga logistik untuk mengimbangi tingginya permintaan selama kampanye 11.11.

Baca Juga:
Satu Hari Penuh, Lazada Siap Sebar Rp11 Miliar Voucher

Selama ajang diskon terbesar satu hari itu berlangsung, ekosistem Lazada akan diupayakan untuk mengelola tingginya lonjakan pesanan. Mereka akan mengoperasikan 9 fulfillment center Lazada di lima kota besar, 2 pusat penyortiran, 47 last mile hub untuk pengiriman dan dengan lebih dari 8.000 kurir di jaringan LEX dan jaringan collecting points yang tersebar luas di seluruh negara.

“Yang di Jakarta sekarang menjadi fulfillment center paling besar di seluruh Southeast Asia. Kami juga ada di Medan, Surabaya, Balikpapan, dan Makassar. Kemudian dari sisi Lazada Express, kami memiliki 74 hub di seluruh Indonesia,” tutur Ferry Kusnowo, Chief Customer Experience Officer Lazada Indonesia, di acara peluncuran kampanye Lazada 11.11, di Jakarta, Selasa (5/11/2019).

Untuk meningkatkan kenyamanan, konsumen Lazada dapat memilih dari 100 loker self-service Popbox yang tersedia di berbagai collecting points di Jabodetabek sebagai destinasi pengambilan paket pesanan mereka selain di alamat rumah ataupun kantor di mana mereka bekerja. Collecting Points untuk PopBox ini nantinya akan tersedia lebih banyak di seluruh Jawa dan Bali.

Baca Juga:
Lazada dan UC Browser Suguhkan Aktivitas In-app Berhadiah Rp6 Miliar

Dengan mengelola logistik dan rantai pasok secara hulu-hilir, kata Ferry, hal ini akan mempermudah seller dalam memproses setiap pesanan di hari padat tersebut.

“Pada akhir tahun 2018, kami telah memperkenalkan Alibaba Supply Chain System, di mana kami membantu semua seller untuk memberikan posisi mereka agar lebih dekat dengak customer. Dengan posisi supply chain lebih dekat, itu bisa mempermudah customer berbelanja. Sekarang order mereka di kota-kota tier 2 sudah lebih dari 50 persen bisa dikirimkan esok hari,” jelasnya.

Dengan kekuatan maksimal dari ekosistem logistik, teknologi, dan pembayaran, Ferry menambahkan, Lazada terus mendefinisikan ulang pengalaman belanja online dari tahun ke tahun, mulai dari sebelum mereka melakukan pembelian, mengakses aplikasi, hingga sesudah mereka menerima paket pesanan.

 

Selama satu hari penuh di 11 November mendatang, Lazada sendiri menargetkan pertumbuhan berkali-kali lipat baik dari sisi total pesanan maupun nilai transaksi. Jumlah order Indonesia telah tumbuh sebesar tiga kali lipat dibanding tahun sebelumnya.

Recent Articles

Jadwal Tayang Mulan Diundur ke Agustus

Technologue.id, Jakarta - Kegembiraan tentang pemutaran film baru menghilang dengan cepat, seiring dengan kasus COVID-19 yang kembali meningkat dan khawatir dengan risiko...

Lima Senjata yang Cocok untuk Bermain Rusher dan Agresif di Free Fire

Technologue.id, Jakarta - Senjata, karakter, dan gaya permainan akan menjadi faktor yang menentukan kemenangan di Free Fire. Khususnya senjata, bisa jadi penentu...

FCC Amerika Putuskan Huawei dan ZTE Ancaman Keamanan Nasional

Technologue.id, Jakarta - Federal Communications Commission (FCC) Amerika Serikat secara resmi menyatakan bahwa Huawei dan ZTE adalah ancaman bagi keamanan nasional Amerika.

Microsoft Berhenti Pasang Iklan di Facebook, Zuckerberg Tambah Miskin?

Technologue.id, Jakarta - Raksasa teknologi Facebook mulai kehilangan sejumlah pengiklan besar akhir-akhir ini. Sekarang, giliran Microsoft yang mengumumkan penghentian iklannya hingga Agustus...

Ericsson Kantongi 95 Kontrak Komersial Jaringan 5G

Technologue.id, Jakarta - Ericsson saat ini telah memiliki 95 kontrak komersial pengembangan jaringan generasi terbaru 5G. Pencapaian ini terpampang dalam situs web...

Related Stories