Technologue.id, Jakarta – Presiden RI Joko Widodo meresmikan jaringan 4G pada Desember 2015 lalu bukannya untuk memanjakan kalangan tertentu seperti masyarakat perkotaan saja. Faktanya, jaringan tersebut diharapkan mampu dirasakan masyarakat se-Indonesia dan dapat mencapai visi terbangunnya tol informasi di Tanah Air pada 2019.

Ya, hingga akhir periode kepemimpinan Joko Widodo-Jusuf Kalla nanti, pemerintah punya visi untuk menghubungkan seluruh ibukota kabupaten atau kota dengan jaringan broadband. Harapannya, internet bisa mempermudah masyarakat menerima informasi, berkomunikasi, dan mendukung urusan vital lain tak cuma di perkotaan tetapi juga hingga wilayah perbatasan.

Baca juga:

Ini Hasil “Kopi Darat” Kemkominfo dan Venture Capital Silicon Valley

- Advertisement -

Hampir dua tahun berjalan, sejauh ini Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) mengaku sudah berusaha mewujudkan visi tol informasi itu sebaik-baiknya.

“Saat ini, kita sedang membangun Indonesia Sentris. Semua dimulai dari IT, khususnya 4G. Jika akhir tahun 2015 4G baru diluncurkan, saat ini kita mempercepat penguatan jaringan 4G yang menyebar ke sejumlah wilayah di Indonesia,” jelas Rudiantara, Menkominfo, dalam siaran pers Kemkominfo (18/10/17).

Baca juga:

Samsung Galaxy Tab Active 2, Tablet Canggih nan Tangguh untuk Eksmud

Di tahun 2016, BTS (Base Transceiver Station) berkomponen eNodeB mencapai 25.997 di tahun 2016. Infrastruktur ini memang baru melayani masyarakat di 58 kabupaten/kota. Namun di tahun 2017, infrastruktur 4G telah ditingkatkan sampai 55.701 eNodeB, sehingga cakupannya jauh bertambah menjadi 297 kabupaten/kota. Jumlah itu termasuk 17 BTS 3T berfitur 4G di Desa Tude, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, yang diresmikan di Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini.

Baca juga:

Kaskus Dapat Apresiasi dari Kemkominfo, Gara-gara?

Akan tetapi, Menkominfo mengaku tak berpuas diri dan terus berkomitmen untuk merealisasikan visi Tol Informasi Jokowi-JK. Untuk bulan ini, misalnya, Kemkominfo berencana untuk melakukan penambahan kapasitas frekuensi 2.1 GHz dan 2.3 GHz. Diharapkan dengan penambahan kapasitas yang telah ditambah, performa jaringan 4G di kota-kota besar bisa lebih prima.

 

Share this