Technologue.id, Jakarta – Dalam dunia digital, data bisa diibaratkan sebuah tambang emas. Jika bisa dieksplorasi dan diolah secara tepat, ia bisa menghasilkan sesuatu yang sangat berharga. Oleh karenanya, proyek berbagi data yang bernama Data Transfer Project dan diusung secara open-source pun belakangan menjadi ramai diikuti oleh sejumlah perusahaan teknologi ternama.

Baca Juga:
Apple Resmi Akuisisi Bisnis Modem 5G Intel

Mengutip dari TheVerge (30/07/19), baru-baru ini Apple dilaporkan akan berencana untuk bergabung dalam Data Transfer Project. Dengan begitu, ke depannya Apple akan ikut mengembangkan sistem yang dapat dioperasikan untuk memungkinkan pertukaran data dari iCloud.

Sebelum Apple, Google, Microsoft, Facebook, dan Twitter sudah resmi bergabung dalam proyek tersebut. Hal itu dilakukan dengan cara menandatangani keikutsertaan Data Transfer Project. Bahkan, kini mereka sudah mulai melakukan sejumlah pembaharuan secara reguler pada halaman GitHub mereka sebagai kontribusi yang berkelanjutan.

Baca Juga:
Tahun Depan, Apple Bakal Luncurkan 4 Model iPhone?

“Kami secara terus-menerus melakukan peningkatan dan perbaikan yang mungkin dapat menyebabkan kerusakan secara acak. Jadi, saat Anda mencoba fitur yang sudah ada, harap gunakan dengan hati-hati”, isi pesan yang tampil pada website resmi Data Transfer Project.

Data Transfer Project sendiri diciptakan dengan tujuan agar ke depannya pertukaran data dari satu layanan ke layanan lainnya bisa dilakukan dengan lebih mudah. Beberapa tools yang saat ini digunakan untuk mengembangkan fitur tersebut adalah Google Takeout dan Access Your Information buatan Facebook.