Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Apple Store Dipenuhi Antrean Panjang Pemburu iPhone XS
SHARE:

Technologue.id, Jakarta – Pemandangan antrian ribuan orang di Apple Store sudah lazim ditemui saat penjualan perdana iPhone terbaru. Mereka rela antri dan menginap semalaman demi memburu iPhone termahal yang pernah ada seharga £1,449 atau Rp25 jutaan. Ya, sejak Jumat (21/09/2018), Apple telah melakukan penjualan perdana tiga iPhone terbaru dan Apple Watch Series 4, secara serentak di sejumlah negara di dunia, antara lain di London, Singapura, Shanghai, Sydney, Dubai, dan Berlin.

Baca juga:

Apple Resmikan Ponsel Tergaharnya, iPhone XS dan XS Max

Tidak hanya antri, ribuan fanboy (sebutan penggemar produk Apple) di negara-negara tersebut juga rela merogoh kocek dalam agar bisa membawa pulang iPhone terbaru. iPhone XS seharga £999 (sekitar Rp17 jutaan) dan XS Max seharga £1.099 (setara Rp20 jutaan) dinobatkan sebagai smartphone penjualan tercepat dari Apple. Bahkan, iPhone paling mahal sepanjang masa – XS Max 512GB yang dilego sebesar £1.449 (sekitar Rp25 jutaan), terjual habis di bawah setengah jam minggu lalu. Varian warna yang paling laris adalah Space Grey dan Gold, berdasarkan pantauan DailyMail.co.uk (21/09/2018). [caption id="attachment_39542" align="alignnone" width="706"] Antrian panjang calon pembeli iPhone XS di London (Source: DailyMail.co.uk)[/caption]

Baca juga:

Analis: Penjualan Apple Watch Series 4 Akan Bagus, iPhone XS Drop

[caption id="attachment_39543" align="alignnone" width="706"] Pembeli iPhone XS rela antri semalaman di gerai London (Source: DailyMail.co.uk)[/caption] [caption id="attachment_39544" align="alignnone" width="706"] Apple Store di London (Source: DailyMail.co.uk)[/caption]

Baca juga:

Hasil Benchmark iPhone XS Max Jauh Ungguli Samsung Galaxy Note 9

Sebelumnya, minat yang sangat tinggi untuk iPhone terbaru sudah banyak diberitakan, terutama model XR. Menurut Ming-Chi Kuo, analis KGI Securities, iPhone XR diduga mencapai 55 sampai 60 persen, naik dari prediksi awal yang cuma 50 sampai 55 persen. Karena tingginya permintaan iPhone itu bahkan sempat muncul kekhawatiran bahwa Apple akan kesulitan memenuhi pesanan itu karena ketersediaan stok yang terbatas. Alhasil, Apple diduga akan menghentikan produksi iPhone X dan SE.

SHARE:

Banyak yang Belum Tahu, Ada Game-game Jadul di Apple iPod Klasik

Lewati Tahun Sulit, Industri Smartphone Asia Tenggara Berangsur Membaik