Avast Secure Browser Diluncurkan, Janjikan Keamanan Data Ekstra

Technologue.id, Jakarta – Avast resmi mengumumkan kehadiran produk Avast Secure Browser. Produk ini diklaim mampu memberikan perlindungan dari serangan siber berbasis browser dan memberikan privasi dari pengawasan online terhadap situs web yang dikunjungi pengguna.

Ekstensi berbahaya adalah ancaman yang semakin meningkat karena penyerang meniru ekstensi yang populer untuk menayangkan iklan, merekam kata-kata pencarian dan mencuri data pribadi. Avast Secure Browser aktif mengidentifikasi add-on, tautan, dan konten yang tidak aman yang mungkin mengandung malware.

Baca juga:

Siapa Kira? Game dan Browser Ini Ternyata Malware Miner Cryptocurrency!

“Konsumen yang menggunakan Mode Penjelajahan Private dan Incognito sedang diberi rasa aman palsu karena mode-mode ini hanya menawarkan opsi privasi terbatas dan sama sekali tidak ada perlindungan yang nyata terhadap ancaman keamanan atau privasi,” kata Matt Adkisson, Director Platform Products, Avast.

Saat browser lain hanya menawarkan keamanan privasi yang terbatas, Avast Secure Browser menawarkan berbagai pengaturan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna, termasuk Anti-Pelacakan, Mode Bank, Mode Stealth dan integrasi VPN.

Avast Secure Browser Diluncurkan, Janjikan Keamanan Data Ekstra
Avast Secure Browser (source: Avast)

Baca juga:

Microsoft Mulai Paksa Anda Pakai Browser Edge, Ikhlas?

Avast Secure Browser juga melindungi pengguna terhadap pihak ketiga yang memantau dan menyimpan riwayat penelusuran, atau menempatka cookie pelacakan dan penggunaan data pribadi untuk membuat profil pengguna gadungan.

Didesain dengan platform open source Chromium, Avast Secure Browser dilengkapi dengan Pusat Keamanan dan Privasi sendiri untuk memudahkan pengguna untuk melindungi data pribadi dan identitas online mereka.

Baca juga:

Cara Memperbaiki Browser Safari yang Crash di iPhone

Fitur utama diantaranya Anti-Pelacakan untuk mencegah situs web melacak pengguna; Mode Bank yang mencegah peretas melihat apa yang diketikkan oleh pengguna; Anti-Fingerprinting untuk menyamarkan jejak unik browser; Adblock untuk meningkatkan kecepatan browsing dan melindungi terhadap iklan jahat; Extension Guard untuk memblokir add-on atau plugin yang tidak diinginkan; dan WebShield yang memindai URL untuk domain phishing atau malware yang tidak aman.

Avast Secure Browser, yang sebelumnya dikenal sebagai SafeZone Browser kompatibel dengan Windows 10, 8, 7. Versi seluler untuk iOS dan Android akan menyusul dirilis kemudian. Browser baru Avast ini bias langsung diunduh melalui situs resmi Avast.

Latest News

Cara Unduh dan Main Free Fire di PC Tanpa Emulator

Technologue.id, Jakarta - Meski sebagai game mobile, “cara unduh Free Fire di PC tanpa emulator” selalu jadi topik populer di kalangan pemain...

Quipper Bikin Kompetisi untuk Guru Tingkat SMA Se-Indonesia, Total Hadiahnya Rp52 Juta!

Technologue.id, Jakarta - Quipper kolaborasi bareng Fruit Tea Sosro bikin kompetisi berjudul Apresiasi Guru Inspiratif Indonesia 2020. Kompetisi ini dikhususkan bagi guru...

Meluncur Tahun Besok, Ini Bocoran Samsung Galaxy Z Flip 3

Technologue.id, Jakarta - Setelah sukses menghadirkan Galaxy Z Flip dan Galaxy Z Flip 5G, Samsung dikabarkan tengah bersiap menghadirkan penerusnya, yakni Galaxy...

Tokopedia Berdayakan Perempuan di Era Digital Lewat ‘START Summit Extension: Women in Tech’

Technologue.id, Jakarta - Tokopedia menggelar START Summit Extension dengan tema Women in Tech secara daring pada 28 November 2020 pukul 09.30-19.00 WIB....

Samsung Berhenti Rilis Seri Galaxy Note Pada 2022?

Technologue.id, Jakarta - Samsung dilaporkan bakal menghentikan produksi generasi Galaxy Note-nya dalam dua tahun kedepan. Sebuah tweet oleh @cozyplanes...

Related Stories

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here