Baca juga:
Sambangi 11 Daerah, Aplikasi Laut Nusantara Dipakai 10 Ribu Nelayan
Yessie D. Yosetya, Direktur Teknologi XL Axiata mengklaim perusahaannya memperluas wilayah pembangunan jaringan karena ingin mendukung program pemerintah daerah. Kawasan Indonesia Timur khususnya di wilayah terpencil disebutkan "Selain aspek bisnis, visi kami dalam memperluas jaringan data ke berbagai penjuru Indonesia adalah mendukung percepatan pembangunan. Kami ingin ikut berkontribusi dalam upaya berbagai pemerintah daerah memajukan wilayahnya," ungkap Yessie. Khusus di Kawasan Timur Indonesia, total jaringan data XL Axiata telah melayani pelanggan di 150 kota/kabupaten (Jawa timur, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, Papua). Dengan pembangunan jaringan di tahun ini, maka diharapkan wilayah layanan XL Axiata di Kawasan Timur Indonesia akan bertambah lebih dari 41% dibandingkan tahun 2018.Baca juga:
Jangkau Lebih Banyak Wilayah, Indosat Ooredoo Luncurkan Kampenye 4G Plus Kuat
Data tahun 2018 lalu menunjukkan kontribusi pertumbuhan trafik layanan data yang sangat signifikan dari berbagai wilayah luar Jawa yang telah XL Axiata tingkatkan kualitas jaringan datanya, seperti antara lain Sumatera, Kalimantan, dan NTB. Sementara itu di area lainnya, seperti Sulawesi, terlihat semakin tumbuhnya permintaan pasar yang cukup kuat sehingga tahun ini, wilayah ini akan menjadi salah satu prioritas pembangunan jaringan data.Baca juga:
Lancar Jaya, Telkomsel Tuntaskan Refarming 800 MHz dan 900 MHz
Yessie menyebut, tahun 2019 ini XL Axiata akan melanjutkan kebijakan pembangunan jaringan data hingga menjangkau daerah-daerah terpencil dari Kawasan Barat hingga Timur Indonesia. Di wilayah Barat, XL Axiata telah memulai pembangunan jaringan di Kepulauan Anambas. Tahun ini juga perluasan jaringan di Kawasan Timur Indonesia dilaksanakan di wilayah Nusa Tenggara Timur, Maluku Utara, Maluku, dan Papua. Dengan adanya perluasan ini, maka jaringan data berkualitas XL Axiata telah menjangkau sekitar 440 kota/kabupaten atau lebih dari 95% populasi Indonesia. Pembangunan infrastruktur jaringan ini didukung kabel serat optik antarpulau.