Baca juga:
YouTube Hapus 8,2 Jutaan Video dalam 3 Bulan, Video Apa Saja Itu?
Melansir TheVerge.com (03/05/2018), sang CEO Susan Wojcicki, mengumumkan capaian ini di presentasi YouTube Brandcast ke hadapan para pengiklan. Wanita yang sudah duduk di posisi tersebut sejak 2014 itu turut memamerkan milestone lainnya, macam video live streaming Beyoncé di Coachella yang ditonton 41 juta orang serta Despacito yang melebihi 5 miliar view bulan lalu. Walaupun viewers-nya terus meningkat, Wojcicki tak memungkiri kalau tantangan yang perlu ia dan timnya hadapi terus meningkat. Beberapa problem yang dialami YouTube antara lain banyaknya video yang masih belum ramah anak dan video terkait teori konspirasi.Baca juga:
Indosat Luncurkan Paket Unlimited, Nonton YouTube Sepuasnya Rp5.000
"Ini adalah dampak dari platform terbuka: platform kami memberikan hal-hal baru yang mustahil dilakukan sebelumnya. Namun, kami juga telah melihat kalau keterbukaan ini menghadirkan tantangan-tantangan baru, karena beberapa oknum coba memanfaatkan layanan kami," kata Wojcicki yang berkomitmen untuk menjadikan YouTube sebagai platform yang bertanggung jawab.Baca juga:
Cara Memainkan YouTube Sebagai Background App di Android
April lalu, YouTube untuk pertama kalinya juga telah terbuka pada publik terkait kiprah mereka menumpas video-video yang melanggar ketentuan layanannya. Anak perusahaan Google itu mengklaim telahmenghapus lebih dari 8 juta video, dari pornografi, kekerasan, pelecehan anak, sampai mempromosikan terorisme sedari Oktober sampai Desember 2017 saja.