Berhasil Ciptakan 574% Lapangan Kerja di Indonesia, Grab Sesumbar

Berhasil Ciptakan 574% Lapangan Kerja di Indonesia, Grab Sesumbar
Ilustrasi Grab (source: Grab)

Technologue.id, Jakarta – Menarik mengikuti perkembangan industri ride-hailing di Tanah Air. Di samping memicu pro-kontra di tengah masyarakat, hadirnya startup seperti Grab, Go-Jek, dan Uber tak bisa dipungkiri telah membuka kesempatan dan peluang kerja baru.

Yang menarik, Grab mengklaim bahwa pihaknya punya peran besar dalam membantu memutar roda perekonomian Indonesia, yakni dengan menciptakan lapangan pekerjaan yang besar. Tak tanggung-tanggung, pertumbuhan driver Grab di Indonesia pada Juni 2017 kemarin dibandingkan tahun lalu telah meningkat 574 persen.

Baca juga:

“Setiap Rupiah yang Anda Keluarkan untuk Grab Akan Kembali”

Dalam keterangan resmi yang redaksi terima (27/09/17), startup asal Malaysia ini juga sesumbar sudah memungkinkan para mitranya berkantong lebih tebal. Dalam laporan Moving South East Asia Together Report, setiap mitra pengemudi Grab juga tercatat meraih pendapatan 34 persen lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata pengemudi kendaraan umum di Indonesia pada umumnya.

Baca juga:

Driver Grab Kini Bisa Cairkan Ongkos dari GrabPay Secara Cepat

Tentu hal ini tak mungkin bisa terjadi kalau basis pengguna Grab di Tanah Air sendiri belum besar. Sebagai gambaran, Grab mengaku melayani lebih dari 3 juta pelanggan setiap harinya. Berdasarkan hasil riset dari TNS, sebuah perusahaan riset global, Grab pun menjadi platform yang paling sering digunakan di Indonesia dibandingkan dengan aplikasi ride-hailing dan aplikasi pemesanan taksi lainnya (atau tepatnya 47 persen).

Baca juga:

Tunjuk Pimpinan GrabPay Indonesia, Ini Target Grab ke Depannya

Sebagai penunjang sepak terjangnya di Indonesia, Grab baru saja merealisasikan kampanye teranyarnya. Mereka coba merangkul dan mendukung driver-nya dengan lebih baik, baik dari aspek finansial, seperti menyediakan program umrah, dan bantuan pendidikan maupun dari segi non-finansial, misalnya dengan membuka lagi Grab Driver Center (GDC) di Gedung Maspion Plaza, Jakarta.