Technologue.id, Jakarta - Produsen chip asal Amerika Serikat, Qualcomm, resmi memperkenalkan dua prosesor mobile terbaru mereka, yakni Snapdragon 6 Gen 5 dan Snapdragon 4 Gen 5. Kedua chip ini ditujukan untuk memperkuat pasar ponsel kelas menengah hingga terjangkau di tengah harga perangkat elektronik yang terus meningkat.
Snapdragon 6 Gen 5 menjadi varian yang lebih bertenaga dan diposisikan di bawah lini flagship Qualcomm seperti Snapdragon 8 Gen 5 dan Snapdragon 8 Elite Gen 5. Chipset ini dibekali CPU Qualcomm Kryo delapan inti yang terdiri dari empat inti performa dan empat inti efisiensi, serta GPU Adreno terbaru.
Qualcomm mengklaim GPU pada Snapdragon 6 Gen 5 menawarkan peningkatan performa hingga 21 persen dibanding generasi sebelumnya. Chip ini juga membawa fitur baru bernama Snapdragon Smooth Motion UI yang diklaim mampu mempercepat peluncuran aplikasi hingga 20 persen dan mengurangi stuttering layar sebesar 18 persen.
Di sektor fotografi dan multimedia, Snapdragon 6 Gen 5 menghadirkan sejumlah fitur berbasis AI. Beberapa di antaranya adalah Intelligent Night Vision untuk meningkatkan kualitas foto di kondisi minim cahaya, dukungan zoom digital berbasis AI hingga 100x, serta pemrosesan video HDR10 yang lebih optimal.
Untuk konektivitas, chipset ini mendukung jaringan 5G sub-6GHz, Wi-Fi 7, dan Bluetooth 6.0. Qualcomm juga menyematkan teknologi Channel Sounding yang memungkinkan pengguna melacak aksesori seperti earbud atau speaker nirkabel melalui ponsel.
Sementara itu, Snapdragon 4 Gen 5 hadir sebagai solusi untuk smartphone yang lebih terjangkau. Meski performanya berada di bawah Snapdragon 6 Gen 5, Qualcomm tetap menjanjikan peningkatan signifikan dibanding pendahulunya.
Snapdragon 4 Gen 5 juga dibekali fitur Smooth Motion UI yang diklaim mampu mengurangi stuttering layar hingga 25 persen dan mempercepat pembukaan aplikasi sebesar 43 persen. Qualcomm bahkan menyebut GPU baru pada chip ini 77 persen lebih cepat dibanding generasi sebelumnya dan kini mendukung gaming hingga 90fps untuk pertama kalinya di seri Snapdragon 4.
Salah satu peningkatan penting lainnya adalah dukungan teknologi Dual SIM Dual Active. Fitur ini memungkinkan perangkat menggunakan dua jaringan operator secara bersamaan, sesuatu yang dinilai penting untuk pasar di luar Amerika Serikat yang lebih banyak menggunakan ponsel dual SIM.
Meski demikian, kemampuan konektivitas Snapdragon 4 Gen 5 masih lebih terbatas dibanding saudaranya. Chip ini hanya mendukung Wi-Fi 5 dan Bluetooth 5.1, walaupun tetap kompatibel dengan jaringan 5G sub-6GHz.
Qualcomm menegaskan bahwa seluruh fitur yang tersedia pada kedua chipset tersebut tetap bergantung pada implementasi masing-masing produsen smartphone. Hingga saat ini belum ada model perangkat resmi yang diumumkan, tetapi Qualcomm menyebut sejumlah vendor seperti Honor, Redmi, OPPO, dan realme diperkirakan akan meluncurkan ponsel berbasis chipset tersebut pada akhir 2026 atau awal 2027.