Technologue.id, Jakarta – Usai pihak Samsung Indonesia mengundang girlband kenamaan Korea Selatan, Blackpink, ke Indonesia, tagar #BOYCOTTSamsungIndonesia justru masuk jajaran trending di Twitter. Ada apa nih?

Tagar yang sudah dicuitkan lebih dari 48 ribu kali itu sebagian besar digaungkan oleh Blink, atau sebutan penggemar Blackpink.

Blink merasa kecewa dengan acara Fan Meeting yang digelar Samsung Indonesia di Jakarta, Selasa (14/1) malam.

Baca Juga:
Samsung Luncurkan Sepasang Galaxy A Series: Galaxy A51 dan Galaxy A71

Acara Fan Meeting dilakukan bersamaan dengan peluncuran ponsel seri terbaru Samsung. Grup musik asal Korea Selatan itu merupakan brand ambassador atau duta iklan Samsung Indonesia.

Di acara yang disiarkan secara live streaming, Blackpink berpartisipasi dalam sesi membaca komentar netizen. Saat itu, ternyata banyak komentar tak menyenangkan untuk Jennie, salah seorang anggota Blackpink. Selama sesi live chat berlangsung, ekspresi Jennie mulai berubah dan terlihat sedih. Penggemar bahkan menyebutnya menahan tangis.

Kekesalan para penggemar semakin membuncah setelah dalam acara Fan Meeting itu, Jennie kembali diduga disepelekan oleh pembawa acara Lee Jeong Hoon.

Saat sesi tebak lagu Blackpink yang populer di Indonesia, Lee Jeong Hoon tidak memberi kesempatan kepada mantan kekasih Kai EXO itu untuk menjawab. Padahal sebelumnya Ia telah memberi kesempatan menjawab kepada tiga member lainnya secara bergilir mulai dari Jisoo, Rose, hingga Lisa. Hal ini makin memantik amarah para penggemar.

Selain itu, sebelumnya para Blink juga telah menyiapkan acara kejutan pre-Birthday untuk Jennie Blackpink yang akan jatuh esok hari, tanggal 16 Januari. Namun mereka tidak diizinkan oleh pihak penyelenggara acara tanpa alasan yang jelas.

Setelah peristiwa itu terjadi, para penggemar langsung beramai-ramai mendukung sang idola. Tak hanya bersimpati, penggemar juga mengungkapkan kekecewaan dan kekesalan mereka dengan pihak yang dianggap memperlakukan Jennie dengan buruk.

Para penggemar langsung berbondong-bondong melakukan boikot perangkat Samsung Indonesia. Beberapa di antaranya mengancam bakal berganti ke merek pesaing daripada menggunakan smartphone dari Samsung. Bahkan ada yang mengunggah foto ponsel Samsung yang telah dirusak.