Technologue.id, Jakarta – Bukalapak kembali memberikan solusi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia. Bukalapak bekerjasama dengan Akulaku meluncurkan fitur BukaCicilan yang dapat dipergunakan oleh para pengguna Bukalapak untuk menyelesaikan proses pembayaran ketika berbelanja di Bukalapak.

Dengan menggunakan fitur BukaCicilan, para pengguna Bukalapak dapat melakukan penundaan pembayaran atau pencicilan pembelian barang tanpa menggunakan kartu kredit.

Pengguna dapat menggunakan fitur BukaCicilan di aplikasi Bukalapak baik melalui Android maupun iOS. Setelah masuk ke menu BukaCicilan, jika sudah memiliki akun Akulaku, para pengguna dapat mengkoneksikan akun Akulaku dengan akun Bukalapak. Sementara bagi pengguna yang belum memiliki akun Akulaku, perlu melakukan registrasi terlebih dulu.

Baca juga:

Bukalapak Ajak Pelapak Lebih Kreatif di Shake-A-Thon

Setelah memilih layanan pembayaran cicilan tanpa kartu kredit dari Akulaku, akan disediakan pilihan tenor cicilan yang dapat diambil untuk membayar barang yang dibeli di Bukalapak. Mulai dari 1, 2, 3, 6 hingga 12 bulan.

“Persyaratan yang diberikan kepada para pengguna Bukalapak pun sangatlah mudah dan tidak membutuhkan waktu yang lama untuk mendapatkan persetujuan. Limit kredit yang diberikan kepada pengguna pun cukup beragam mulai dari Rp 3 juta hingga Rp 25 juta,” jelas Destya Danang Pradityo, Head of Payment and Financial Services Bukalapak.

Baca juga:

Amazon Mau Masuk Indonesia, Apa Kata Bukalapak?

Fitur BukaCicilan dapat digunakan untuk membeli barang dari semua jenis barang tanpa maksimum harga asalkan sesuai dengan limit kredit yang diajukan. Bukalapak juga menawarkan bunga yang kompetitif mulai dari 1,5 persen per bulan. Asyiknya, pengguna juga tidak perlu membayar uang muka untuk pembelian barang dengan nominal dibawah dua ratus ribu rupiah.

Syeki Liang, Direktur Akulaku Finance Indonesia Akulaku, memberikan persyaratan yang sangat mudah kepada konsumen yang ingin mengajukan permohonan pembiayaan melalui BukaCicilan. Konsumen harus memiliki akun Bukalapak dengan nomor ponsel yang sudah terverifikasi, berstatus Warga Negara Indonesia (WNI), berusia antara 21 hingga 50 tahun, berdomisili di pulau Jawa dan mempunyai penghasilan tetap setiap bulannya.

Baca juga:

Jet Commerce Fasilitasi Pelaku Usaha Migrasi ke Bisnis E-commerce

Saat ini situs marketplace lokal itu telah menghubungkan lebih dari 4 juta para pelaku UKM dan 50 juta pengguna Bukalapak di seluruh Indonesia, dengan Komunitas Pelapak Bukalapak yang tersebar di lebih dari 100 kota di seluruh Indonesia.

Perusahaan e-commerce yang menyandang status startup ‘unicorn’ tersebut secara konsisten akan terus berinovasi untuk membangun Indonesia melalui pemberdayaan pelaku UMKM di Indonesia. Harapannya dengan adanya fitur BukaCicilan ini akan menambah semangat para pengguna Bukalapak untuk berbelanja produk-produk UKM di Bukalapak.