Bukalapak IPO, Lebih dari 2 Miliar Saham Dilepas

- Advertisement -

Technologue.id, Jakarta – Platform digital PT Bukalapak.com Tbk mulai menggelar penawaran perdana umum (initial public offering/IPO). Sebanyak 25.765.504.851 saham baru atau 25% saham Bukalapak dilepas ke publik.

Untuk masa penawaran awal (bookbuilding), Bukalapak menetapkan harga penawaran Rp 750-Rp 850 per saham. IPO Bukalapak disebut menjadi yang terbesar di Indonesia, dengan target perolehan dana hingga Rp 21,9 triliun.

Baca Juga:

Permintaan Membludak, Bukalapak Pantau Harga Tabung Oksigen


“Melalui rencana IPO ini, kami dapat lebih memperkuat jaringan bisnis kami dan memberikan peluang bagi pedagang kecil dan lainnya di ekosistem digital,” kata President Director Bukalapak, Rachmat Kaimuddin, Jumat (9/7/2021).

Sebanyak 66% dari total dana IPO akan digunakan untuk modal kerja. Sisanya 34 persen akan digunakan sebagai modal kerja di entitas anak usaha dengan rincian sekitar 15% dialokasikan ke PT Buka Mitra Indonesia, dan 15% ke PT Buka Usaha Indonesia.

Baca Juga:

Cara Bayar Zakat dan Donasi Online lewat Bukalapak


Bukalapak akan membuka masa penawaran awal pada 9-19 Juli 2021, selanjutnya masa penawaran umum perdana saham dijadwalkan pada 28-30 Juli 2021. Pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) direncanakan pada 6 Agustus 2021 dengan kode saham BUKA.

Bukalapak sudah menunjuk PT Mandiri Sekuritas dan PT Buana Capital Sekuritas untuk menjadi penjamin pelaksana emisi efek. Sedangkan PT UBS Sekuritas Indonesia dan PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menjadi penjamin emisi efek.

- Advertisement -

Latest News

Related Stories