Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
CEO Amazon Sumbangkan Beasiswa Senilai Rp440 Miliar untuk "Kaumnya"
SHARE:

Technologue.id, Jakarta – Nama Jeff Bezos belakangan makin populer. Bagaimana tidak, CEO Amazon itu tercatat memiliki kekayaan dengan nominal fantastis pada Oktober 2017 lalu, yakni lebih dari Rp1.216 triliun. Dengan kantong setebal itu, secara hitungan kasar, Bezos bisa mendapatkan uang senilai Rp87 triliun dalam sehari saja. Layaknya pentolan industri teknologi lainnya, seperti Bill Gates dan Mark Zuckerberg, Bezos pun tergolong loyal dalam berdonasi. Bersama istrinya, MacKenzie, pria berkepala plontos itu menyumbangkan 33 juta USD (setara Rp440 miliar) untuk mendukung pendidikan para imigran yang datang ke Amerika Serikat atau biasa disebut dengan Dreamers.

Baca juga:

“Negara” Baru yang Makin Besar Itu Bernama Amazon

Melansir Engadget.com (12/01/2018), Bezos mengaku terinspirasi oleh ayahnya dalam donasi ini, bernama Miguel Bezos. Ya, ia sejatinya adalah keturunan imigran juga. "Ayah saya datang ke AS ketika ia berumur 16 tahun sebagai bagian dari Operation Pedro Pan (eksodus massal masyarakat Kuba ke AS antara tahun 1960 sampai 1962)," katanya.

Baca juga:

Polisi Gelandang Petinggi Huawei, Kesangkut Korupsi?

Ditambahkan oleh Bezos, saat pertama kali tiba di Negeri Paman Sam itu, ayah tirinya tersebut sendirian dan sama sekali tak bisa berbicara bahasa Inggris. Namun, ayah Bezos bekerja keras di tanah perantauan hingga sedikit demi sedikit perekonomiannya membaik.

Baca juga:

Dalam 1 Menit, Orang Ini Bisa Beli Mobil Ferrari Termahal di Dunia!

Beasiswa yang disalurkan oleh Bezos ini akan digunakan untuk membiayai 1.000 imigran tak resmi yang baru lulus sekolah menengah agar bisa melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi. Donasi ini tercatat sebagai yang terbesar yang pernah diterima oleh TheDream.US, organisasi pemberi beasiswa untuk para Dreamers.  

SHARE:

Pemerintah Diminta Perlakukan Starlink Sama Seperti ISP Lokal

Starlink: Hadir untuk Masyarakat Desa, Dipakai Warga Kota, Siapa Target Pasarnya di Indonesia?