Technologue.id, Jakarta – Selama ini, chipset Exynos hanya bisa ditemui pada smartphone Samsung saja. Hal itu cukup wajar, mengingat chipset itu memang dibuat secara in-house oleh Samsung. Namun ke depannya, mungkin akan sedikit berbeda.

Mengutip dari GSMArena.com (16/05/2018), Samsung dilaporkan tengah melakukan pembicaraan dengan sejumlah vendor, salah satunya ZTE, untuk bisa mulai menyuplai chipset Exynos kepada mereka. Ini dilakukan untuk bisa meruntuhkan dominasi Qualcomm dengan chipset Snapdragon-nya.

Baca juga:

Fitur Augmented Reality di Samsung Galaxy S9 Bakal Lebih Seru

Seorang mantan eksekutif Qualcomm yang kini menjabat sebagai head of logic chip developer Samsung, Inyup Kang, sudah mengonfirmasi bahwa pihaknya sedang ingin membuka kerja sama dengan seluruh OEM yang ada. Ia juga mengatakan kalau vendor yang sudah bekerja sama baru mulai memperlihatkan produknya pada pertengahan pertama tahun 2019 mendatang.

Baca juga:

Samsung: Kami Enggak Jual Komponen, Kami Jual Benefit

Tak cuma ZTE, Samsung pun sudah menggandeng Meizu sebagai salah satu vendor pengadopsi Exynos. Salah satu produk yang nantinya menggunakan chipset tersebut adalah Meizu 15 Plus. Namun saat ini, masih belum jelas apa tipe chipsetnya yang bakal ditanamkan ke dalam smartphone itu.

Baca juga:

Mengapa Bodi Samsung Galaxy A6 (2018) Tak Anti Air?

Jika dibandingkan dengan Qualcomm dan Apple, soal produksi chipset mobile, Samsung sendiri masih tertinggal dengan Qualcomm dan Apple. Meski begitu, menggunakan chipset in-house bisa membuat Samsung untuk menumbuhkan bisnis smartphonenya.