Technologue.id, Jakarta – Para pengguna iPhone dan iPad yang ingin menggunakan aplikasi permium namun enggan untuk membayar, biasanya melakukan trik jailbreak. Dan umumnya, toko aplikasi yang bisa digunakan setelah melakukan trik tersebut adalah Cydia. Namun kini, hal tersebut tak lagi bisa dilakukan.

Mengutip dari TheVerge.com (16/12/2018), pendiri Cydia, Jay Freeman baru saja memutuskan untuk menghentikan layanan toko aplikasi Cydia. Hal tersebut dilakukan setelah ia mengetahui bahwa ada sejumlah bug yang membuat Cydia bermasalah dengan pembayaran digital melalui token pada PayPal.

Baca juga:

iOS 12.1 Rilis, Apa Fitur Menariknya?

“Kenyataannya, saya hanya ingin menonaktifkan Cydia Store secara keseluruhan sebelum tahun ini berakhir. Dan saya saat ini sedang mempertimbangkan masa depan Cydia setelah menerima laporan bug dari pengguna,” begitu pernyataan Freeman yang di-posting melalui akun Reddit-nya.

Baca juga:

iOS 12.1.1 Rilis, Apple Makin Banyak Dukung Operator eSIM

Tak cuma gara-gara bug, Freeman juga menyatakan kalau komunitas pengguna iPhone yang melakukan jailbreak saat ini semakin berkurang dari tahun ke tahun. Hal ini disebabkan oleh ekosistem Apple yang semakin hari semakin aman dan sulit ditembus.

Baca juga:

Geng iPhone XS Dijual, Bagaimana Kabar Harga iPhone X?

Walaupun tetap akan menonaktifkan layanan Cydia, pria yang memiliki panggilan “Saurik” itu pun tetap masih harus mengeluarkan dana untuk membayar hosting repository dari Cydia. Oleh karena itu, ia pun tak berniat untuk memusnahkannya secara keseluruhan, melainkan hanya menonaktifkan beberapa fitur saja. Dengan begitu, ke depannya, Freeman masih bisa mengembangkan sesuatu yang lain dari produk Cydia.