Technologue.id, Jakarta – Perusahaan kecerdasan buatan (AI) asal Tiongkok, DeepSeek, dikabarkan tengah mengembangkan chip AI buatannya sendiri sebagai bagian dari strategi memperkuat kemandirian teknologi sekaligus mengurangi ketergantungan pada pemasok semikonduktor pihak ketiga seperti NVIDIA dan Huawei.
Berdasarkan laporan Reuters, DeepSeek saat ini sedang mempersiapkan pengembangan chip khusus untuk inferensi AI, yakni proses menjalankan model AI yang telah selesai dilatih. Chip jenis ini berperan penting dalam mengoperasikan layanan AI secara efisien, terutama ketika model digunakan oleh pengguna dalam skala besar.
Jika proyek tersebut terealisasi, DeepSeek berpotensi menjadi pemain baru di industri chip AI Tiongkok yang persaingannya semakin ketat, sekaligus memperluas aktivitas perusahaan dari pengembang model AI menjadi produsen perangkat keras pendukung teknologi kecerdasan buatan.
Laporan tersebut menyebut DeepSeek telah menjalin pembicaraan dengan sejumlah mitra manufaktur untuk merealisasikan proyek tersebut. Selain itu, perusahaan juga disebut mulai merekrut insinyur semikonduktor secara diam-diam guna memperkuat tim pengembangan chip.
Hingga saat ini, DeepSeek belum memberikan konfirmasi resmi mengenai kabar tersebut. Namun, langkah tersebut dinilai sejalan dengan ambisi perusahaan untuk membangun ekosistem AI yang lebih mandiri di tengah meningkatnya kebutuhan akan perangkat keras berperforma tinggi.