Technologue.id, Jakarta – Laporan firma riset International Data Corporation (IDC) pada kuartal kedua 2018 mengungkap pergeseran posisi lima besar brand ponsel di Indonesia. Oppo harus rela tergusur ke posisi ketiga setelah Xiaomi meraup pangsa pasar sebanyak 25 persen.

Di kuartal II-2018 ini, Oppo tercatat mengalami penurunan pangsa pasar sebesar enam persen menjadi 18 persen. Padahal, pada tahun lalu, pangsa pasar Oppo 24 persen.

Baca juga:

Ikuti Tren Warna, Oppo F9 Persembahkan Varian Starry Purple

Menanggapi laporan dari IDC ini, Aryo Meidianto, PR Manager Oppo Indonesia, mengklaim bahwa pangsa pasar Oppo tidak mengalami penurunan. Menurutnya, pangsa pasar Oppo berada di segmen menengah atau range harga Rp4 jutaan, bukan di low-end dan entry-level seperti rival yang telah menyalipnya.

- Advertisement -

“Market share kami tidak turun. Pasar kami yang besar itu ada di ponsel Rp3 juta sampai Rp4 juta. Memangnya (vendor) yang nomor dua ada ponsel Rp4 jutaan, kan enggak,” ujar Aryo, usai acara launching Oppo F9 Starry Purple, di Jakarta, Rabu (19/09/2018).

Baca juga:

Pre-order Oppo F9 Ungguli F7

Dari segi volume, Aryo menekankan, penjualan ponsel dari segmen menengah terus mengalami kenaikan. Hal ino dibuktikan dengan preorder seri F9 mengantongi 30 persen lebih besar ketimbang F7 di periode yang sama.

“Dengan jumlah waktu yang sama angkanya fantastis, penjualan F9 30 persen lebih besar dibandingkan F7. Secara garis besarnya, perangkat kelas menengah F-series sangat baik,” ujar Aryo.

Menurut laporan IDC, sebanyak 9,4 juta unit smartphone terjual selama tiga bulan terakhir yang berakhir Juni lalu. Angka itu bertumbuh 22 persen dari kuartal ke kuartal (QoQ) atau 18 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya (YoY).

Baca juga:

Oppo Tonjolkan VOOC Flash Charge di F9, Apa Hebatnya?

Xiaomi tercatat sebagai vendor dengan pertumbuhan tertinggi. Pabrikan ponsel yang dikenal melalui seri Redmi ini meraup pangsa pasar sebesar 25 persen. Angka itu naik signifikan dari tahun sebelumnya yang cuma 3 persen. Dengan perolehan saat ini, Xiaomi berhasil menggeser Oppo.

Oppo sendiri akan terus bermain di segmen menengah. Karena di situ letak kekuatan perusahaan.

“Kita kuatnya di segmen menengah, maka kita akan main di situ. Mungkin yang lain di segmen harga Rp1 jutaan. Tapi Oppo tidak pernah merilis smartphone di bawah Rp1 juta. Beda kualitas perusahaan, beda kualitas barang,” ungkapnya.