Technologue.id, Jakarta – Perusahaan drone terbesar, DJI, meluncurkan action camera pertamanya yang bernama Osmo Action. Kamera action dengan dua layar ini dijadikan senjata untuk menyaingi GoPro Hero 7 Black, yang telah meluncur Oktober tahun lalu.

Pihak DJI sendiri sengaja menghadirkan Osmo Action ini untuk berhadapan melawan dominasi GoPro di pasar action camera. Maka dari itu DJI menawarkan fitur dan teknologi menarik dikamera miliknya.

Baca Juga:
Digerogoti Korupsi, DJI Rugi Rp2 Triliun

Dilansir dari GSMarena (15/5/2019), tidak seperti semua model GoPro sejauh ini yang memiliki display berwarna di bagian belakang dan layar hitam putih di bagian depan, Osmo Action memiliki layar fullcolor 1,4 inci di bagian depan yang memungkinkan Anda merekam vlog atau potret diri. Sementara di bagian belakang terdapat layar sentuh berukuran 2,25 inci.

Dari sisi fotografi, DJI Osmo Action hadir dengan sensor kamera beresolusi 12MP yang mampu merekam video dengan resolusi 4K hingga 60 frame per detik dan bitrate 100Mbps. Anda juga dapat memotret dalam HDR hingga 30 frame per detik. Lensa yang digunakan pada action cam ini juga dapat mengambil gambar dengan pandangan sebesar 145 derajat.

Baca Juga:
Apple Bikin Film Pendek “Shot on iPhone”

Kemudian DJI juga menghadirkan teknologi stabilisasi gambar EIS RockSteady yang membuat hasil perekaman kamera ini tetap stabil walaupun mengalami guncangan yang cukup kuat.

Daya tahan dari kamera ini juga terbilang lumayan, karena dapat bertahan selama 116 menit ketika merekam di resolusi 1080p 30fps.

Untuk harganya sendiri, action cam ini dijual dengan harga US$349 atau sekitar Rp 5 jutaan.