Technologue.id, Jakarta – StarCraft II akan hadir sebagai salah satu dari enam permainan eSports bermedali pada SEA Games 2019 Philipines. Emmanuel ‘Quantel’ Enrique dan Dani Bondan Pramana ‘Deruziel’ Lukman ditunjuk oleh IESPA untuk menjadi perwakilan Indonesia berdasarkan prestasinya sebagai pemenang World Esport Games tahun 2019.

Baca Juga:
Jelang Sea Games, AKG Games ‘Gembleng’ Atlet eSports di Korea Selatan

Emanuel meraih rank Grandmaster dalam permainan StarCraft II dengan Protoss sebagai ras StarCraft yang paling disukai. Dia telah memainkan lebih dari 2.000 pertandingan dan merupakan juara StarCraft II dari Indonesia untuk 2019 World Esport Games.

Sementara Dani, yang juga seorang pengusaha, telah mencapai rank Master 1 di StarCraft dan memilih Terran sebagai ras paling favorite di StarCraft. Dani telah memainkan lebih dari 11.000 pertandingan dan merupakan pemenang 2017 World Esport Games dari Indonesia untuk StarCraft II.

Pada konferensi pers Rabu (13/11/2019), Dani mengungkapkan keinginannya untuk bertemu dengan tim Malaysia.

“Saya ingin bertemu dengan rival saya dari Malaysia, Ranger. Walaupun pernah bertemu dan kenal cukup dekat,” katanya.

Lain halnya Dani, Emmanuel mengungkapkan keinginannya bertemu dengan tim Vietnam. “Yang paling kuat di Asia sejauh ini Vietnam, mereka bermain agresif dan Saya akan menyiapkan latihan untuk itu,” tuturnya.

Baca Juga:
Lenovo Gelar Turnamen Esports Khusus Wanita

Keduanya sepakat di Korea nanti akan banyak bertanya soal StarCraft lebih lanjut dengan pelatih dan akan mengkonfirmasi strategi yang akan digunakan. Sebagai pelatih, Jake ‘NoRegreT’ akan mempersiapkan mental para atlit perwakilan Indonesia ini. Jake juga mengatakan “Yang terpenting itu adalah passion dan kemauan. Cinta dengan apa yang dilakukan,” tandas Jake.

Dani berharap pelatihan ini akan mempertajam skill dalam bermain StarCraft II dan memberikan pengetahuan yang tak ternilai menjelang SEA Games.

Sejak peluncuran perdananya, StarCraft II mendapatkan respon yang positif dari para gamers dunia. Permainan real-time strategy dari Blizzard Entertainmet ini berhasil menggerakan industri eSports karena permainannya yang kompetitif.