Technologue.id, Jakarta – Industri fashion semakin menunjukkan geliat positif di Indonesia seiring booming belanja online.

Berdasarkan data dari survei Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) dan Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi kreatif telah menyumbang 7,38 persen sampai 7,66 persen dari total perekonomian nasional di tahun 2016, dan sektor fashion menjadi kontributor terbesar kedua setelah sektor kuliner.

“Menurut data Bekraf, total kontribusi Small Medium Enterprise sudah mencapai nilai tujuh persen ke pendapatan nasional. Kontribusi fashion sendiri sudah 18 persen. Bicara value, mungkin sekitar ratusan triliun Rupiah. Sangat membanggakan karena didominasi oleh fashion lokal,” kata Marlen Diane, Brand Strategy Manager Blibli.com

Baca Juga:
Blibli.com Jaring 20 Finalis The Big Start Indonesia Season 3

Perkembangan insdustri fashion di Indonesia tidak lepas dari penjualan melalui online. Salah satu perusahaan e-commerce Blibli.com mengalami pertumbuhan penjualan fashion online lebih dari 3 kali lipat sejak 2016 hingga 2018.

- Advertisement -

“Market berkembang cukup pesat. Selama tiga tahun, sektor fashion online tumbuh signifikan sebesar tiga kali lipat dibanding 2016. Hal ini sangat membantu Blibli mengekspansi market,” ujarnya.

Mal online milik Djarum Group tersebut yakin tren ini akan terus tumbuh sejalan dengan munculnya talenta-talenta fashion yang hadir sebagai perancang mode dan brand-brand lokal.

Baca Juga:
Blibli.com Angkat Lima Brand Fashion Lokal di JFW 2019

Komposisi brand fashion lokal sendiri, dikatakan Marlen, terus meningkat. Saat ini sudah mencapai di atas 50 persen dibanding fashion impor.

Unjuk produk lokal di mata dunia, Blibli.com pun menunjuk lima desainer lokal untuk tampil di ajang bergengsi Jakarta Fashion Week 2019, pada 24 Oktober mendatang. Ini partisipasi tahun ketiga e-commerce ini.