Technologue.id, Jakarta – Sebuah langkah yang bisa disebut berani tengah dijalankan Facebook. Penguasa permediasosialan dunia itu mengonfirmasi kalau pihaknya sedang membuat cryptocurrency-nya sendiri.

Menurut Engadget.com (11/05/2018), mata uang digital itu akan dipakai untuk melakukan pembayaran elektronik di dalam dan luar platform tersebut. Namun, belum ada detail lebih jauh terkait proyek ini. Facebook hanya mengatakan kalau mereka mengikuti langkah perusahaan lain untuk memanfaatkan kekuatan teknologi blockchain ini.

Baca juga:

Jomlo Wajib Tahu, Facebook Hadirkan Fitur Cari Jodoh

- Advertisement -

Facebook bahkan sudah membentuk tim kecil di dalam organisasinya untuk pengembangan cryptocurrency-nya ini. Di awal pekan ini, David Marcus, yang sebelumnya menjabat sebagai kepala tim Messenger, telah mengumumkan kalau ia akan memimpin proyek ini.

Baca juga:

Tonton Video Facebook dan Instagram Kini Bisa Langsung Lewat WhatsApp

Langkah Facebook untuk membuat mata uang digitalnya sendiri ini sebenarnya cukup masuk akal. Sebab, mereka dapat mengurangi biaya transaksi yang harus dibayarkan pada perusahaan kartu kredit dari aktivitas mereka. Selain itu, dengan basis pengguna lebih dari 2 miliar, Facebook amat berpeluang untuk menjadi pemain besar di pasar cryptocurrency global.

Baca juga:

Facebook Bisa Rekam Pembicaraan Telepon Anda? Ini Respons Zuckerberg

Walau begitu, masih tak sedikit pihak-pihak yang menganggap bahwa cryptocurrency ilegal, berpotensi membawa kerugian, lekat dengan praktik pencucian uang dan kejahatan, serta mengancam stabilitas keuangan. Bank Indonesia, misalnya, telah mengeluarkan pernyataan resmi kalau cryptocurrency bukanlah alat pembayaran yang sah, sehingga tidak diperkenankan dipakai sebagai alat pembayaran di NKRI. Hal ini kiranya perlu diperhatikan oleh Facebook agar proyek ambisiusnya tak menyeret mereka ke skandal baru.