Technologue.id, Jakarta – Pandemi virus Corona diprediksi mengubah tren pembelian barang-barang selama bulan Ramadhan tahun ini. Kategori barang yang akan diburu tidak hanya produk fashion saja, namun juga produk-produk kesehatan.

Hilda Kitty, Head of Marketing Facebook di Indonesia, mengatakan akan ada peningkatan penjualan produk-produk berbau kesehatan secara signifikan seiring penyebaran virus Corona di Indonesia. Masyarakat akan lebih sadar untuk menjaga kesehatan dan mempertahankan stamina selama bulan puasa, sehingga membuat produk ini meningkat permintaannya.

“Dari riset yang kami lakukan pada Ramadhan tahun lalu, ada peningkatan cukup besar pada kategori produk makanan dan minuman, fashion, dan travel. Tapi tahun ini akan berbeda karena ada narasi yang beredar untuk menjaga kesehatan,” kata Hilda, saat membagikan Ramadhan Insights 2020 secara live streaming, Kamis (26/3/2020).

Baca Juga:
Makin Ketat, Facebook Bakal Hapus Iklan Hand Sanitizer

Ia meyakini akan ada peningkatan transaksi pada produk kesehatan, semisal vitamin, masker, hand sanitizer, meski tidak bisa membeberkan berapa jumlahnya.

Di sisi lain, produk fashion tetap akan digemari. Pasalnya masih banyak masyarakat yang akan merayakan Idul Fitri seperti semangat tahun-tahun sebelumnya.

“Industri fashion akan tetap (kontribusi) paling besar. Orang masih memiliki semangat Idul Fitri dan tetap survive,” tuturnya.

Baca Juga:
Hindari Internet Lemot, Facebook Turunkan Kualitas Video

Hilda menambahkan, industri travel akan memiliki dampak negatif akibat Corona tahun ini. Pembatasan operasional transportasi umum, seperti kereta api, mempengaruhi penjualan tiket kereta api untuk musim mudik mendatang. Belum lagi, orang semakin takut untuk bepergian.

Padahal seperti diketahui, industri travel dan pariwisata selalu mengalami peningkatan permintaan selama bulan puasa hingga Lebaran.

“Tahun lalu, travel industri travel paling naik. Tapi sekarang impact-nya negatif,” ujar Hilda.