Technologue.id, Jakarta – Ketika Anda membeli barang yang mahal harganya, ekspektasi Anda tentu barang tersebut kondisi atau performanya sesuai dengan harga tingginya. Akan tetapi, Galaxy S9 Plus yang dibanderol mulai Rp13 jutaan di Indonesia justru kurang mampu memenuhi harapan pemakainya.

Sebab, redaksi menemukan bahwa ada sejumlah pengguna saudara Galaxy S9 itu yang mengeluh. Pemicunya adalah sensor pemindai sidik jari yang bekerja tak semestinya.

Baca juga:

Pasar Global Sepi, di Indonesia Samsung Galaxy S9 Disambut Baik

- Advertisement -

Di forum AndroidCentral.com, ada thread berjudul “Galaxy S9+ Fingerprint scanner not working” yang ternyata diisi keluhan-keluhan beberapa warganet. Saat digunakan untuk meng-unlock perangkat, pemindai sidik jari itu tak bisa mempersilakan penggunanya masuk, tetapi malah menampilkan pesan “The fingerprint scanner is not responding. Try again later.”

Ada juga pemilik akun @smarghalani di Twitter yang bercuit handset barunya itu mengalami isu pada fingerprint sensor-nya.

“Hai saya mengembalikan dan refund S9 Plus 256 GB saya. Ada masalah dengan sensor sidik jarinya yang tidak berfungsi,” jelas Saud via akun Twitter pribadinya (13/03/2018) sambil me-mention akun resmi Samsung Mobile Arabia. Saud menambahkan kalau tak hanya ia sendiri yang mengalami problem ini, tetapi juga kedua temannya.

Baca juga:

Galaxy S9 “Disiksa”, Sanggupkah Bertahan?

Senada dengan Saud yang telah melakukan factory reset hingga menjalankan gadget dalam safe mode, salah satu reviewer gadget Tanah Air, Herry SW, pun telah menempuh cara tersebut terhadap Galaxy S9 Plus barunya. Sayang, hasilnya belulm sesuai harapan.

Solusi yang diterapkan pemilik akun @herrysw itu untuk menormalkan sensor sidik jari Galaxy S9 Plus-nya adalah dengan update firmware berukuran 200-an MB serta menonaktifkan gesture.

Baca juga:

Mickey Mouse dkk Hadir Dalam Bentuk AR Emoji di Galaxy S9

Redaksi tengah mencoba menghubungi pihak Samsung Indonesia untuk meminta klarifikasi atas problem ini.