Fitbit Premium, Aplikasi Berlangganan Guna Jaga Kebugaran Tubuh

- Advertisement -

Technologue.id, Jakarta – Merek wearable Fitbit dikenal melalui ragam produk smartwatch dan tracker-nya. Baru-baru ini perusahaan merilis sebuah aplikasi pemantau kebugaran bernama Fitbit Premium sebagai bagian dari ekosistem bisnis kebugarannya.

Louis Lye, Regional Director South East Asia Fitbit, menjelaskan bahwa peluncuran aplikasi ini untuk menghadirkan diferensiasi layanan dan produk. Layanan ini terintegrasi erat dengan perangkat Fitbit.

“Fitbit bukan hanya produk saja tapi juga fokus pada software, services, dan community, sehingga membuat kami berbeda dari penyedia layanan serupa,” tutur Lye, berbarengan dengan peluncuran Fitbit Versa 2 di Jakarta, Kamis (19/9/2019).

Baca Juga:
Fitbit Versa 2 Meluncur, Bisa Kontrol Spotify Pakai Suara

Fitbit Premium merupakan aplikasi untuk menjaga kesehatan dan kebugaran yang ditawarkan secara berlangganan, baik per bulan maupun tahunan. Biaya langganan dimulai dengan harga Rp 139,000 untuk setiap bulan hingga Rp 1,139,000 untuk tarif setahun.

Aplikasi ini bisa dipersonalisasi dengan memanfaatkan data unik dari masing-masing pengguna Fitbit. Fitbit Premium juga dilengkapi dengan seri panduan dan program latihan untuk mendukung tercapainya tingkat kesehatan dan kebugaran yang menjadi target masing-masing pengguna.

Penggunaan Fitbit Premium setiap hari diharap dapat mendukung terjadinya perubahan pola dan perilaku menuju tercapainya kualitas hidup yang lebih baik dan lebih sehat. Sebagai ulasan, pengguna yang mengakses aplikasi ini bisa mendapat tambahan 10 menit tidur setiap malam.

“Ada 27 juta active users di dunia, di mana setiap hari pengguna Fitbit melakukan sinkronisasi data mereka. Informasi ini bisa diolah untuk mengetahui dan memperbaiki behaviour mereka untuk tidur yang lebih baik, makan lebih baik, dan mengurangi stres,” kata Lye.

Baca Juga:
Microsoft Sematkan Fitur Kesehatan pada Launcher Android

Dengan membayar biaya langganan, pengguna akan mendapat sejumlah fitur kesehatan mulai dari sleep guidance, guided programs, dynamic workout, andvanced insights, challenges, health reports, dan health choaching.

Khusus health choaching, Lye menjanjikan bahwa di waktu mendatang dalam aplikasi mobile ini akan ada pelatih kesehatan bersertifikat yang bertugas memonitor pengguna dalam menjalani aktivitas harian mereka. Saat ini masih dalam Bahasa Inggris, namun ke depannya bakal tersedia dalam Bahasa Indonesia.

Latest News

Tak Tertarik ke Mars, Bill Gates Pilih Rawat Bumi

Technologue.id, Jakarta - Bill Gates mengaku tak tertarik mengeksplorasi luar angkasa layaknya Elon Musk. Hal ini ia sampaikan dalam sesi wawancara dengan...

Bersama Studio Anime Asal Jepang, Netflix Garap Serial Terminator

Technologue.id, Jakarta - Netflix dan studio anime asal Jepang, Production I.G akan menggarap serial animasi Terminator. Proyek ini akan diproduseri oleh Matt...

Paman Boboho Meninggal, Jagat Twitter Diselimuti Duka

Technologue.id, Jakarta - Aktor asal Tiongkok Ng Man-tat atau yang lebih dikenal Paman Boboho dikabarkan meninggal dunia, Sabtu (27/2/2021) pukul 17:16 waktu...

Teknologi China Makin Maju, Mantan Bos Google Sebut AS Terancam

Technologue.id, Jakarta - Mantan CEO Google, Eric Schmidt mengungkapkan kekhawatirannya atas kemajuan teknologi China. Ia menyebut Amerika Serikat (AS) kini tengah terancam.

PUBG: New State Bakal Hadir di iOS dan Android

Technologue.id, Jakarta - PUBG bakal luncurkan game mobile baru yang bakal hadir di iOS dan Android. Game ini bernama PUBG: New State, yang...

Related Stories