Technologue.id, Jakarta – Selama ini, siste moperasi Android dan Chrome OS memiliki ‘alam’ yang berbeda sehingga pengembangan software harus dilakukan secara terpisah. Namun ke depannya, hal tersebut bakal diatasi oleh Google melalui sebuah proyek pengembangan sistem operasi yang diberinama Fuchsia OS.

Baca Juga:
Jumlah Perangkat Android Capai 2,5 Miliar Unit

TheVerge (09/05/19) mengabarkan bahwa Hiroshi Lockheimer selaku Chief Android dan Chrome baru saja mengumumkan sedikit detail soal Fuchsia OS pada ajang tahunan untuk para developer, Google I/O yang baru saja selesai diadakan pada beberapa waktu lalu.

“Kami sedang mencari langkah baru yang seharusnya ada pada sebuah sistem operasi. Dan sejauh yang saya tahu, saat ini pengguna sangat senang untuk mengatakan ‘oh ini adalah Android terbaru’ atau ‘ini adalah Chrome OS terbaru’. Namun Fuchsia bukanlah seperti itu. Fuchsia adalah sebuah seni untuk menggabungkan kedua produk tersebut”, kata Lockheimer.

- Advertisement -

Baca Juga:
Browser Microsoft Edge Berbasis Chrome Bocor!

Di saat yang bersamaan, ia juga mengatakan bahwa saat ini Fuchsia OS sedang berada di masa eksperimental dan tengah diujicoba pada berbagai jenis perangkat, seperti perangkat smart home, wearable, bahkan perangkat augmented ataupun virtual reality.

“Android selama ini bekerja dengan sangat baik pada smartphone. Dan selama ini Chrome OS berjalan sebagai sebuah runtime untuk aplikasi yang berjalan di sana. Namun Fuchsia mungkin dapat mengoptimalisasi berbagai perangkat lain dengan baik. Itulah mengapa kami masih melakukan sejumlah eksperimen”, lanjut Lockheimer.