Technologue.id, Jakarta – HQ, perusahaan pembesut aplikasi kuis live HQ Trivia akan menutup segala operasionalnya. Buntut keputusan ini, HQ akan memberhentikan 25 karyawannya, menurut CNN Business.

CEO HQ, Rus Yusupov, dilaporkan mengirim memo internal kepada karyawan berisi pengumuman bahwa HQ akan berhenti beroperasi. Dalam memo itu, Yusupov mengatakan bahwa telah ada tawaran “dari bisnis mapan” untuk mengakuisisi HQ yang memiliki tanggal penutupan dalam waktu dekat. Tapi entah kenapa tiba-tiba calon pengakuisisi itu tiba-tiba mengubah posisi mereka.

0

Aplikasi HQ Trivia diluncurkan pada tahun 2017 dan dengan cepat meraih popularitas karena memberikan hadiah nyata berupa uang ribuan dolar. Namun tak dipungkiri, seiring berjalannya waktu, aplikasi kuis live ini perlahan mulai kehilangan ketenarannya.

HQ telah mencoba berbagai ide untuk membuat pengguna tetap betah bermain HQ Trivia, salah satunya memberikan kehidupan ekstra untuk bermain beberapa game berturut-turut dan acara tatap muka dengan hadiah mencapai US$ 10.000. Dan pada tahun 2018, HQ merilis game live kedua, game Wheel of Fortune-style yang disebut HQ Words. Tetapi tampaknya upaya perusahaan tersebut tidak cukup untuk membuat pengguna tertarik pada game-nya.

HQ didirikan oleh dua pendiri Vine, yaitu Yusupov dan Colin Kroll. Kroll, yang sebelumnya adalah CEO HQ, telah meninggal dunia akibat overdosis obat pada bulan Desember 2018.