Go-Jek Dipinang Astra, Maharnya Rp2 Triliun

Technologue.id, Jakarta – Daya pikat Go-Jek masih belum memudar. Perusahaan penyedia aplikasi layanan transportasi berbasis aplikasi itu berhasil menggaet Astra International Tbk untuk menanam modal sebesar US$ 150 juta atau sekitar Rp 2 triliun dalam seri investasi baru yang dibuka Go-Jek.

Masuknya Astra International sebagai investor menambah panjang daftar nama perusahaan yang telah menitipkan uangnya di dalam perusahaan yang didirikan Nadiem Makarim tersebut. Diakui Prijono Sugiarto, President Direktur Astra International bahwa Go-Jek cukup menjanjikan sebagai perusahaan digital.

Baca juga :

Benarkah Go-Jek Dapat Suntikan Dana dari Google?

“Saya sambut gembira akhirnya kami putuskan berinvestasi. Ini investasi terbesar Astra Internasional di era digital. Kami melihat ada masa depan yg menjanjikan berkolabirasi dengan Go-Jek ini. Paling tidak di subjek digitalisasi US$ 150 juta,” jelas Prijono selepas menandatangani komitmen investasi Astra International ke Go-Jek di Jakarta.

Soal proses kolaborasi yang dilakukan antara Go-Jek dan Astra diklaim Prijono tak berlangsung instan. Ia bercerita kalau Nadiem yang dikenal sebagai sosok pendiri Go-Jek sudah lama mendatanginya untuk menawarkan peluang investasi di perusahaan yang dirumorkan punya valuasi sebesar US$ 4 miliar atau sekitar Rp 53 triliun.

Baca juga:

Antara Go-Jek, Grab, dan Uber, Mana Favorit Pengguna Android Indonesia?

Bagi Go-Jek sendiri, investasi yang baru masuk dari Astra International pada seri pendanaan terbaru tersebut punya posisi khusus. Diakui Nadiem yang masih menjabat posisi CEO di Go-Jek, suntikan modal dari Astra merupakan yang paling besar sepanjang sejarah.

“Investasi ini mempunyai beberapa fakta menarik. Pertama, ini menjadi investasi terbesar sepanjang sejarah. Kemudian ini merupakan hal yang membanggakan karena pemain besar sudah mau ikut berpartisipasi dalam ekosistem digital di Indonesia,” papar Nadiem saat ditemui Technologue.id.

Baca juga:

Go-Jek Kini Sejajar dengan Apple dan Microsoft

Selain Astra International, seri pendanaan baru yang dibuka Go-Jek juga berhasil menjaring perusahaan raksasa kelas dunia seperti Google dan Temasek. Meski berada dalam seri yang sama dengan perusahaan asing, Astra International ternyata tetap jadi perusahaan dengan nilai investasi terbesar.

Recent Articles

Tiongkok Dominasi Penjualan Smartphone 5G Dunia

Technologue.id, Jakarta - Beragamnya merek dan varian smartphone asal Tiongkok membuatnya masih terus menguasai pangsa pasar bisnis terssebut di seluruh dunia. Bahkan,...

Tak Kunjung Hadir di Mata Najwa, Menkes Terawan Dibully Netizen

Technologue.id, Jakarta - Tidak hadirnya Menkes Terawan di acara Mata Najwa memantik reaksi netizen di media sosial Twitter. Hingga berita ini dimuat...

Jelang Peluncuran, Harga Google Pixel 5 Bocor

Technologue.id, Jakarta - Google baru saja mengungkap harga perangkat Pixel 5. Padahal, perangkat tersebut masih menunggu waktu untuk diluncurkan pada 30 September...

Perkenalkan, Galaxy A72 Smartphone 5 Kamera Pertama Samsung

Technologue.id, Jakarta - Perkembangan fitur kamera untuk smartphone beberapa tahun ini meningkat cukup pesat. Dimulai dengan kamera ganda, kini jumlah kamera utamanya...

Kode Pemrograman Windows XP Bocor!

Technologue.id, Jakarta - Windows XP merupakan salah satu sistem operasi tersukses yang pernah dibuat oleh Microsoft. Meskipun sudah banyak ditinggalkan para penggunanya...

Related Stories

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here