Google Mulai Perbarui Ragam Layanannya Agar Kompetibel di Layar Lipat

- Advertisement -

Technologue.id, Jakarta – Samsung dan Huawei telah resmi memperkenalkan ponsel layar lipatnya. Berupaya adaptasi dengan tren itu, Google pun menyatakan dukungan Android untuk jenis perangkat baru tersebut.

Google mengolah semua aplikasinya kompatibel dengan smartphone layar bisa dilipat. Dilansir dari Ubergizmo (22/4/2019), salah satu aplikasi pertama yang dikembangkan oleh raksasa mesin pencarian guna mendukung smartphone layar lipat tersebut adalah aplikasi Google Photos.

Setelah aplikasi Photo, selanjutnya akan menyusul beberapa layanan lain. Entah Play Music, Play Movies, Maps, Drive, dan sebagainya.

Baca Juga:
Android Q Bakal Dukung Tren Smartphone Layar Lipat

Google sendiri untuk kedua kalinya merilis sistem operasi Android Q versi developer preview. Sistem operasi yang sudah mulai dibagikan untuk para pengguna smartphone Google Pixel tersebut pun tampak memiliki fitur untuk mengakomodir desain smartphone masa kini yang layarnya bisa dilipat. Fitur Android khusus ponsel lipat ini dinamakan “screen continuity”.

Fitur tersebut merupakan API Android untuk mengetahui ukuran layar ponsel yang berubah dari besar ke kecil saat dibentangkan dan dilipat atau saat dirotasi. Dengan begitu, tampilan Android pun bakal berubah secara dinamis saat digunakan di ponsel lipat, tergantung keadaan layar apakah sedang dibentangkan atau ditutup.

Baca Juga:
Apple dan Google Mau Ikutan Bikin Smartphone Lipat?

Proyek pengerjaan aplikasi Google untuk ponsel layar lipat masih berjalan. Mengingat baru ada dua brand yang memproklamirkan peluncuran smartphone layar lipatnya, maka pembaruan aplikasi ini mungkin hanya akan dijajal oleh segelintir orang saja. Namun tetap saja penting untuk memberikan user experience terbaik dengan smartphone miliknya.

Latest News

Huawei Bakal Buat Mobil Listrik

Technologue.id, Jakarta - Sanksi yang dijatuhkan Amerika Serikat kepada Huawei memberikan luka yang mendalam. Dan sekarang, Huawei perlahan-lahan mulai merambah industri lain.

Tak Tertarik ke Mars, Bill Gates Pilih Rawat Bumi

Technologue.id, Jakarta - Bill Gates mengaku tak tertarik mengeksplorasi luar angkasa layaknya Elon Musk. Hal ini ia sampaikan dalam sesi wawancara dengan...

Bersama Studio Anime Asal Jepang, Netflix Garap Serial Terminator

Technologue.id, Jakarta - Netflix dan studio anime asal Jepang, Production I.G akan menggarap serial animasi Terminator. Proyek ini akan diproduseri oleh Matt...

Paman Boboho Meninggal, Jagat Twitter Diselimuti Duka

Technologue.id, Jakarta - Aktor asal Tiongkok Ng Man-tat atau yang lebih dikenal Paman Boboho dikabarkan meninggal dunia, Sabtu (27/2/2021) pukul 17:16 waktu...

Teknologi China Makin Maju, Mantan Bos Google Sebut AS Terancam

Technologue.id, Jakarta - Mantan CEO Google, Eric Schmidt mengungkapkan kekhawatirannya atas kemajuan teknologi China. Ia menyebut Amerika Serikat (AS) kini tengah terancam.

Related Stories