Technologue.id, Jakarta – CEO GoPro, Nick Woodman, belum lama ini menyatakan hal penting. Beberapa waktu terakhir, mereka memang sempat diterpa beberapa masalah, contohnya ketika harus merumahkan 15 persen pegawainya serta drone pertama GoPro, Karma, yang harus ditarik dari tangan konsumen karena ada segelintir unit yang terbukti cacat pabrik.

Namun di awal tahun ini, mereka siap memberikan pembuktian lebih. Pertama, perusahaan yang berdiri di tahun 2002 itu sudah menjamin akan memberikan pengganti drone tersebut sesegera mungkin di tahun ini juga. Tak hanya itu, GoPro bahkan telah merencanakan untuk merilis drone Karma keduanya.

“Tentu saja,” jawab Nick ketika ditanya TheVerge (05/01/17) apakah pihaknya akan membuat sekuel Karma. “Sambutan terhadap Karma sangat luar biasa. Cukup disayangkan memang harus ada penarikan, tetapi kami belajar bahwa pelanggan kami sekarang dan pelanggan baru begitu antusias dengan nilai proposisi Karma.”

Nick turut mengungkap mengapa beberapa produk Karma perdana bisa mengalami mati mesin ketika dijalankan. Menurutnya, problem terletak pada hal mekanis, yakni penempatan baterai yang jadi tidak sempurna akibat vibrasi yang dihasilkan ketika tersebut saat mengangkasa.

 

Baca juga:

Tarik Drone Karma dari Pasaran, GoPro Bisa Rugi Rp 20 Miliar Lebih

[Video] Perkenalkan, Karma dari GoPro!

Gila! Ada Kamera Terbang di CES 2017!