Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Guillermo Haro, "Bintang" Google Doodle Hari Ini
SHARE:

Technologue.id, Jakarta – Rabu (21/03/2018), laman Google Search Indonesia amat indah. Dengan latar belakang langit malam, terdapat titik-titik layaknya bintang yang membentuk tulisan "Google" serta sketsa wajah seseorang berkumis dan berkacamata. Siapakah dia? Guillermo Haro, nama pria tersebut. Hari ini adalah ulang tahunnya ke-105, andaikata ia tak berpulang pada 26 April 1988 lalu di usia 76 tahun.

Baca juga:

Google Pi Day, Saat Konstanta Matematika “Berulang Tahun”

Berkaitan dengan ilustrasi yang ditampilkan Google hari ini di laman pencariannya, Haro adalah seorang astronom asal Meksiko. Lahir pada 21 Maret 1913, Haro tumbuh besar di masa sulit, yakni di era Revolusi Meksiko yang pada dasarnya merupakan perang saudara yang panjang dan rumit. Kendati demikian, Haro bisa melewati masa sulit tersebut hingga berkuliah dan lulus dari jurusan filsafat di National Autonomous University of Mexico (UNAM). Namun ternyata, jalan hidupnya justru berada di bidang yang bukanlah fokus studinya di bangku kuliah: astronomi.

Baca juga:

Google Doodle Ajak Anda Kenalan dengan Film Tiga Dara Besutan Usmar Ismail

Anak dari pasangan Ignacio de Haro dan Leonor Barraza itu memulai karirnya di bidang astronomi tahun 1943 setelah bekerja di Observatorium Tonantzintla di Puebla, Meksiko. Ia pun sempat menjalani training dan menambah ilmu astronominya di Observatorium Harvard College. Sekembalinya dari sana, ia kembali ke Tonantzintla dan mulai berkontribusi besar untuk bidangnya. Salah satu kontribusi signifikannya adalah penemuan sejenis planet nebula yang akhirnya diberi nama Herbig-Haro. Haro juga menemukan bintang suar (bintang yang berwarna merah dan biru cerah) di wilayah rasi bintang Orion.

Baca juga:

Google Munculkan George Peabody, Si Gigih nan Murah Hati

Atas kontribusinya itu, Haro pun terpilih menjadi anggota Royal Astronomical Society di tahun 1959. Ia tak cuma mencatatkan sejarah sebagai orang Meksiko pertama yang mencapai prestasi itu, tetapi juga orang pertama yang terpilih menjadi anggota Royal Astronomical Society dari negara berkembang.

SHARE:

Mesin Pencari Google SGE Tampilkan Situs Malware Berbahaya

LinkedIn Uji Fitur Video Vertikal Mirip TikTok