Harga Samsung Galaxy Note 9 Capai Rp18 Juta, Layak Beli?

Editor : Denny Mahardy

Technologue.id, Jakarta – Segmen pasar smartphone high-end kedatangan “tamu” baru. Adalah Samsung Galaxy Note 9, yang saat ini mencuri perhatian. Bukan karena fitur-fiturnya saja, namun juga harga yang tergolong fantastis. Dengan harga paling tinggi Rp18 juta untuk Note 9 (512 GB), apakah sudah sesuai dengan kemampuannya atau Samsung ibarat hanya test the water untuk pasar smartphone premium?

Baca juga:

Baru Sehari, Stok Samsung Galaxy Note 9 512GB Ludes!

Menjawab hal ini, Lucky Sebastian, Gadget Anthusiast dari Komunitas Gadtorade, menjelaskan dari sudut pemberian julukan flagship pada tiap smartphone canggih yang dikeluarkan oleh vendor ponsel. Semakin lengkap fitur-fiturnya, maka harga tak jadi soal.

“Sebutan flagship sekarang ini rancu. Kadang-kadang mentingin kamera saja, dinamai flagship. Atau mentingin RAM besar, juga disebutnya flagship. Enggak semua bagian yang komplit. Tapi Samsung masih konsisten, flagship-nya harus paling lengkap dan convenience,” ujarnya, saat media session The Next Samsung Galaxy, di Jakarta, Jumat (10/08/2018).

Baca juga:

Selain Berbaterai Besar, Ini Spesifikasi Lengkap Galaxy Note 9

Lucky menambahkan, “Misalnya beli mobil Kijang dan Mercy, apa bedanya toh sama-sama mobil. Tapi yang membedakan tentu di kenyamanannya. Ada harga ada kualitas.”

Galaxy Note 9 sendiri mengemas spesifikasi unggulan mulai dari ROM hingga 512GB, baterai 4.000mAh, RAM hingga 8GB, kamera ganda utama dengan dual-OIS dan dual-aperture, hingga stylus Bluetooth LE untuk mengontrol perangkat dari jarak jauh. Meski sayangnya, secara desain tak banyak perubahan dibanding Note 8.

“Harga Note 9 yang (memori internal) 512 GB dan RAM 8GB di kisaran Rp18 juta. Nah, coba sekarang cari ponsel apa yang punya spesifikasi sama tapi harga lebih murah. Bila Samsung dibilang paling mahal, sekarang akan dibilang paling murah kan,” tutur Lucky.

Baca juga:

Galaxy Note 9 Kemahalan? 5 Gawai Ini Berbaterai Jumbo dan Lebih Murah!

Ia menerangkan, harga yang paling mahal justru menuai respons positif. Belum sehari pre-order dibuka, stok Galaxy Note 9 512GB sudah habis duluan. Meski bungkam terkait ketersediaan unit, namun pihak Samsung optimis akan terus mendapat tempat di hati pecinta gadget Tanah Air.

“Sebenarnya kita happy penjualan kita cukup bagus, di segmen premium kita selalu mengalami peningkatan tiap tahunnya. Terbukti harga yang paling mahal malah habis duluan padahal stoknya banyak,” kata Annisa Nurul Maulina, IM Product Marketing Manager Samsung Electronics Indonesia, pada kesempatan acara yang sama.

Latest News

Akhirnya, Redmi Bakal Bikin Handphone Gaming Pertamanya

Sebelumnya Redmi selalu dikaitkan dengan Xiaomi. Namun pada 2019 silam, Redmi pisah dari Xiaomi. Tak lama, Redmi merilis ponsel berkamera 48 megapiksel...

Amazon Siap Jadi Kurir Vaksin Covid-19

Pandemi virus corona masih menghantui banyak orang di dunia. Peneliti di berbagai negara pun terus melakukan riset untuk menemukan vaksin Covid-19. Dengan...

Sharp AQUOS Sense4, Ponsel Terjangkau dengan Kuliatas Premium

Sepanjang tahun 2020 lalu pasar Smartphone di Indonesia terlihat menggairahkan, terhitung sampai dengan bulan November 2020 kemarin penjualan smartphone mampu menyerap  angka...

Mulai Hari Ini, PlayStation 5 Dijual di Indonesia

Technologue.id, Jakarta - PlayStation 5 resmi hadir di Indonesia. Konsol game Sony generasi teranyar ini sudah dapat dibeli mulai hari ini, Jumat...

Rilis Smartphone Harga Terjangkau, Sharp Yakin Bisa Bersaing di Indonesia

Technologue.id, Jakarta - Sharp dengan percaya diri hadir dengan Sharp AQUOS Sense4 untuk bersaing dengan pasar smartphone di Indonesia. Ponsel ini dilengkapi...

Related Stories