Incar Pengguna Uang Kripto, Line Luncurkan Bitbox

Incar Pengguna Uang Kripto, Line Luncurkan Bitbox

Technologue.id, Jakarta – Setelah sebelumnya merilis layanan pertukaran crypto yang disebut Bitbox, Line akhirnya mulai mengoperasikan layanan tersebut dengan basis di Singapura.

Bitbox sendiri menjanjikan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik pada pelanggan, serta memberikan keamanan tingkat tinggi dan transparansi bagi pemilik mata uang kripto seperti Bitcoin dan yang lainnya.

Baca juga:

Bitbox, Layanan Pertukaran Cryptocurrency Besutan Line

“Dengan Bitbox, kami ingin memberikan pertukaran yang lebih mudah digunakan, dan juga menyediakan keamanan tingkat tinggi,” ujar Takesi Idezawa selaku CEO Line.

“Dalam rangka peluncuran Bitbox, kami memberikan beberapa keuntungan spesial untuk para pengguna. 2 juta pengguna pertama yang mendaftarkan diri di Bitbox akan menerima hadiah senilai US$10 (Rp144 ribuan) di bulan Agustus yang bisa digunakan untuk pertukaran,” imbuhnya.

Selain itu, selama satu bulan pertama dari layanan operasi Bitbox, pengguna terdaftar akan bisa memperdagangkan aset dengan biaya perdagangan nol untuk semua koin terdaftar di pertukaran.

Baca juga:

Line Hadirkan Stiker Animasi Mobile Legends Versi Terbaru

Line memiliki reputasi yang terpercaya untuk keamanan siber dan keahlian teknologi, yang juga dibawa ke dalam Bitbox. Prosedur keamanan dan manajemen risiko telah didesain untuk menjaga keamanan para pengguna dan memastikan pengaturan yang aman untuk aset mereka.

Guna menyediakan keamanan tingkat tinggi, Line menggunakan teknologi multi-signature yang ditawarkan oleh BitGo. BitGo mengusung teknologi dompet digital bertaraf institusi, multi-signature, dan multi coin. Dompet BitGo dipasangkan dengan cold storage yang membuat transfer aset diklaim lebih sederhana dan aman.

Baca juga:

Adu Wawasan Agama dengan Chatbot “Alim” Line

Bitbox diumumkan secara umum pada ajang Line Conference 2018 yang berlangsung bulan Juni lalu di Tokyo, Jepang. Bitbox sendiri tersedia di hingga 30 token digital di seluruh dunia (kecuali Jepang, Amerika Serikat, dan wilayah-wilayah lainnya).