Baca juga:
Smartphone Android Bisa “Kesurupan” Windows 10
Kepastian ini didapat dari Michael Albers, VP of Communications Product Oath (06/10/17). Menurutnya, cara manusia berkomunikasi sekarang telah berubah, maka AIM pun harus mengikutinya. Namun, Albers menjanjikan bahwa pihaknya akan menjanjikan sesuatu yang baru.Baca juga:
Gara-gara Anak Muda Indonesia, Pengguna Aplikasi Ini Capai 1 Miliar!
"Terima kasih untuk semua pengguna AIM. Dan yang pasti, tunggu saja, karena kami tak sabar untuk menyediakan lebih banyak produk dan experience yang akan disukai orang-orang di seluruh dunia," tutup Albers di salam perpisahannya.Baca juga:
Antara Go-Jek, Grab, dan Uber, Mana Favorit Pengguna Android Indonesia?
Meski belum jelas apa pengganti AIM yang disiapkan, kemungkinan besar Oath dan Verizon bakal memaksimalkan peran Yahoo Messenger yang notabene mantan kompetitor AIM. Oath sendiri merupakan subsider Verizon, perusahaan telekomunikasi ternama di Amerika Serikat yang juga telah mengakuisisi Yahoo.