Baca juga:
YouTube, Facebook, dan Instagram Larang Peredaran Video “Kekanakan” Ini
Dari penjelasan singkat uploader, saat dilecehkan, korban sedang di bawah pengaruh bius selepas dioperasi. Selain mengecam tindakan tersebut dan meminta pelaku untuk mengakui aksi tak terpujinya, korban juga menyatakan mengalami trauma hingga tak bisa tidur nyenyak. [caption id="attachment_26861" align="alignnone" width="640"]
Screenshot video viral pelecehan yang dilakukan perawat RS di Surabaya terhadap pasien (source: Facebook/Viv Yun)[/caption]
Baca juga:
Begini Cara Mewaspadai Adanya Penyusup di Grup WhatsApp
Sementara itu, pelaku yang masih mengenakan seragam rumah sakit yang juga ditemani pegawai lainnya mengaku khilaf sembari meminta maaf pada korban, perekam video, dan orang-orang di dalam ruangan itu. Ia tampak tertunduk dan tak bersikap defensif berlebihan terhadap tuduhan yang dilayangkan korban yang sedang terduduk di tempat tidurnya.Baca juga:
Messenger Kids, Aplikasi Chatting Khusus Anak yang Bisa Dikontrol Ortu
Komentar warganet merespons kejadian ini beragam, walaupun mayoritasnya berisi kecaman dan empati terhadap korban. "Mana bisa itu dibilang khilaf," tulis Andry Gunawan. Ada juga Bernieke Limantara yang menyayangkan kejadian ini. Menurutnya, perawat pria biasanya tak boleh masuk ke kamar pasien wanita.