Indonesia Pasar Potensial untuk Industri Edutech

- Advertisement -

Technologue.id, Jakarta – Walaupun saat ini cukup banyak startup lama maupun baru yang meramaikan sektor e-commerce Tanah Air, sebenarnya ada juga sektor lain yang potensinya tak kalah besar, sebut saja e-learning atau edutech. Salah satu pemain global yang turut bermain di sektor itu, Quipper, bahkan mengakui kalau industri edutech Indonesia faktanya masih bisa dieksplorasi lagi.

Takuya Homma, Founding Member dan Country Manager Quipper Indonesia, berpandangan bahwa Indonesia adalah negara yang begitu hijau untuk digarap bersama-sama oleh startup atau perusahaan edutech.

Baca juga:

Naik Ojek Bisa Dibonceng “Pilot” The Resistance dari Star Wars!

Alasannya, mengutip keterangan resmi yang disampaikan pada redaksi (06/12/2017), di antara user berbayar yang dilayani Quipper, cukup banyak yang berasal dari Tanah Air. Pengguna salah satu layanan mereka, Quipper School, bahkan digunakan oleh lebih dari 2,5 juta siswa dan guru dari pelosok Nusantara. Jumlah itu belum digabung dari startup kompetitor mereka, seperti RuangGuru dan Zenius.

“Saat ini layanan berbayar Quipper telah digunakan oleh setengah juta pelanggan di dunia. Angka ini merupakan salah satu yang terbesar di dunia dan menunjukkan potensi besar yang dimiliki Asia Tenggara, terutama Indonesia,” jelasnya, dalam Global Education Technology (GET) Summit and Expo Beijing 2017 November lalu.

Baca juga:

Alasan Mengapa Asian Games 2018 Akan Sangat Bersejarah Bagi Grab

Quipper sendiri sudah menjalin kolaborasi dengan guru sekolah dan 50 dinas pendidikan di Indonesia, seperti di Rokan Hulu, Aceh Singkil, Minahasa Selatan, Bantaeng, Palembang, hingga Balikpapan. Sedangkan total pengguna global mereka mencapai 4 juta siswa.

Indonesia Pasar Potensial untuk Industri Edutech
Ilustrasi pengguna Quipper (source: Quipper)

Perusahaan teknologi pendidikan global itu punya misi untuk untuk menyediakan, memperbaiki, dan mendistribusikan pendidikan berkualitas melalui teknologi agar setiap anak dapat memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan mengenyam ilmu pengetahuan.

Baca juga:

Uber Kebobolan, 57 Juta Data User dan Driver Jatuh ke Tangan Hacker

Layanan utama mereka adalah Quipper School, semacam forum virtual di mana guru dan siswa berkumpul, serta Quipper Video, yang bisa membantu siswa SMP/SMA mencerna pelajaran lebih mudah untuk menuju jenjang selanjutnya. Quipper School kini telah digunakan lebih dari 500 ribu pelajar di seluruh dunia.

 

- Advertisement -

Latest News

Mantan petinggi Grab dan Tokopedia Galang Pendanaan US$5.6 Juta

Technologue.id, Jakarta - Wagely, sebuah platform kesejahteraan keuangan yang menawarkan Earned Wage Access (EWA) atau akses upah instan, mengumumkanpengumpulan pendanaan sebesar US$5,6...

Waduh, Server EA Kena Hack dan Curi Kode Penting Game!

Technologue.id, Jakarta - Server Electronic Arts (EA), perusahaan game besar dari Amerika Serikat, kena bobol peretas (hacker). Aksi itu diduga terjadi pada...

PUBG MOBILE Rilis Mode Baru “Traverse Insectoid”

Technologue.id, Jakarta - PUBG Mobile rilis mode baru bernama Traverse Insectoid. Di mode ini, pemain bakal ikut dalam pertempuran rudal dengan kondisi menyusut...

Inisiatif ‘Hyperlocal’ Tokopedia Dorong UMKM Palembang Raup Untung Ratusan Juta

Technologue.id, Jakarta - Inisiatif 'Hyperlocal' Tokopedia kian membawa dampak positif bagi pegiat usaha lokal di Indonesia. Pempek Cek Dung dan Pabrik Kerupuk...

Sony Luncurkan Drone Airpeak S1, Bisa Terbang Hingga 90 Km/Jam

Technologue.id, Jakarta - Sony resmi meluncurkan drone Airpeak pertamanya. Adalah Airpeak S1, drone ini ditujukan untuk pembuatan film profesional.

Related Stories