Technologue.id, Jakarta – Seperti yang mungkin sudah Anda dengar dan ketahui, tahun depan Indonesia bakal menjadi host ajang olahraga terbesar sekaligus paling bergengsi Asia, Asian Games 2018. Mulai 18 Agustus sampai 2 September 2018 nanti, lebih dari 15 ribu atlet dan kontingen dari pelbagai negara akan datang ke Jakarta dan Palembang.

Momen ini dimanfaatkan Grab untuk berpartisipasi secara resmi sebagai Official Mobile Platform Partner for Transportation and F&B Delivery. Grab pun tercatat dalam sejarah sebagai perusahaan layanan pemesanan kendaraan dan pengantaran makanan pertama yang menjadi sponsor Asian Games.

Baca juga:

Sudah 100 Kota, Cengkraman Grab di Indonesia Makin Kencang

“Kobaran semangat para atlet telah menginspirasi kami untuk memberikan pengalaman terbaik guna menyukseskan Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games 2018. Grab akan memastikan partisipasi kami akan mendorong kelancaran perhelatan tersebut,” begitu janji Ridzki Kramadibrata, Managing Director, Grab Indonesia, secara tertulis pada redaksi (06/12/2017).

Alasan Mengapa Asian Games 2018 Akan Sangat Bersejarah Bagi Grab
Tampak M. Jusuf Kalla (Wapres RI), Imam Nahrawi (Menpora), Erick Thohir (CEO INASGOC), dan Ridzki Kramadibrata (Managing Director Grab Indonesia) berfoto bersama usai penandatangan kerja sama sponsorship Asian Games 2018 (source: Grab)

Baca juga:

Berhasil Ciptakan 574% Lapangan Kerja di Indonesia, Grab Sesumbar

Sebagai mitra transportasi dan pengantaran makanan resmi Asian Games 2018, Grab akan melayani kebutuhan transportasi lebih dari 15.000 atlet, anggota kontingen, dan ratusan ribu pengunjung termasuk turis baik lokal maupun mancanegara di Jakarta dan Palembang.

Baca juga:

Antara Go-Jek, Grab, dan Uber, Mana Favorit Pengguna Android Indonesia?

Grab sendiri sebelumnya juga sudah membuat sejarah lain, yakni menjadi perusahaan transportasi online pertama dengan layanan terluas di Indonesia. Mereka sudah merambah 100 kota di Indonesia dari provinsi paling ujung di timur sampai barat nusantara. Capaian ini baru saja mereka raih November lalu dan belum bisa disaingi kompetitor mereka seperti Go-Jek dan Uber.