Technologue.id, Jakarta – Anda para pengguna Instagram pasti familiar dengan aktivitas mengunggah ulang posting pengguna lain atau yang biasa disebut repost atau regram. Mengingat Instagram tak menyediakan fitur bawaan untuk mengunduh foto dan video di platformnya, regram menjadi solusi tersendiri, meskipun tidak disediakan secara default pula oleh Instagram.

Karena banyak yang memerlukannya, Instagram tampaknya mempertimbangkan untuk menyediakan fitur regram bawaan. Rumornya, sempat terdengar dari akhir 2017 lalu dan muncul lagi bulan ini.

Baca juga:

Begini Tips Membatasi Waktu Main Instagram

Namun pada akhirnya, Instagram membantah kabar burung tersebut. Menukil TechCrunch.com (21/09/2018), fitur regram disebut tidak sedang dibikin atau diujikan.

- Advertisement -

Kepastian ini mungkin kurang memuaskan bagi sebagian orang. Sebab, mereka tetap harus menginstal dan menggunakan aplikasi pihak ketiga untuk mengunggah ulang konten user lain sembari berhadapan dengan risiko ancaman semacam virus atau malware dari developer third-party.

Baca juga:

Sepertiga User Facebook dan Instagram Tak Aktif Tahun Ini

Instagram sendiri beralasan fitur regram dapat menodai platformnya. Regram membuat user jadi terlalu fleksibel dalam membagikan konten orang lain, sehingga mendukung plagiasi atau posting yang bukan lagi dari pengunggah pertama. Bahkan, ditakutkan Instagram bisa berubah seperti saudara tuanya, Facebook, di mana News Feed-nya telah dinodai misinformasi, clickbait, dan tidak personal alias tidak fokus bagi masing-masing user.

Baca juga:

Buat Pengiklan, Instagram Lebih Disukai daripada Snapchat

Untuk saat ini, Instagram telah menyediakan “pengganti” regram, yakni dengan membagikan konten dari feed ke Instagram Stories. Menurut Anda, sudah cukupkah fitur itu sebagai pengganti regram?