Technologue.id, Jakarta – Pada akhir 2017 lalu, Amazon dikabarkan membeli sebuah perusahaan bernama Blink. Kabarnya, Blink merupakan sebuah perusahaan yang membuat kamera keamanan untuk di rumah.

Namun anehnya, alasan Amazon mengeluarkan dana sebesar USD 90 juta atau sekitar Rp1 triliun bukan dikarenakan mereka ingin memproduksi kamera keamanan rumah sendiri. Melainkan perusahaan ritel asal Amerika tersebut ingin mendapatkan paten chip hemat energi milik Blink.

Baca juga: 

Mesin Cuci Ini Bertenaga Artificial Intelligence, Lebih Bersih Mencucinya?

Melansir dari laman PhoneArena.com (13/02/2018), hal ini dikarenakan Blink telah menunjukkan sebuah performa yang baik di kamera pengawas mereka. Kamera keamanan rumah milik mereka dapat berfungsi selama dua tahun hanya dengan sepasang baterai lithium AA.

Teknologi chip inilah yang ingin dikembangkan lebih lanjut oleh Amazon, yang nantinya akan disematkan ke seluruh perangkat elektronik besutan mereka. Beberapa perangkat yang sudah dijadwalkan untuk mendapatkan chipset ini seperti Amazon Cloud Cam dan juga Amazon Echo.

Baca juga: 

Sedikit Demi Sedikit, Pixel Saingi Penjualan iPhone dan Galaxy?

Dengan menggunakan teknologi tersebut, Amazon akan mendapatkan keuntungan jika dibandingkan dengan pesaing mereka. Selain itu, para pengguna perangkat mereka pun akan mendapatkan keuntungan, yakni memiliki sebuah perangkat elektronik yang sangat hemat daya.

Baca juga: 

Ternyata Samsung dan Google Biang Kerok Baterai Boros

Jika pengembangan chipset ini dapta berhasil, maka investasi senilai Rp1 triliun ini akan membuahakn hasil yang sangat baik. Namun tetntu saja, kita harus melihat beberapa bulan kedepan apakah Amazon dapat mengembangkan chip ini dengan baik atau tidak.