Technologue.id, Jakarta – Jika berbicara mengenai pasar smartphone, beberapa nama besar seperti Apple, Samsung, dan lainnya pasti pertama kali muncul di pikiran Anda bukan? Ya, hal ini dikarenakan beberapa vendor tersebut merupakan vendor dengan penjualan smartphone terbanyak di seluruh dunia.

Namun tampaknya, kedigdayaan kedua vendor tersebut akan segera terusik dengan kehadiran beberapa nama baru. Salah satunya adalah Google, dengan perangkat besutan mereka yakni Google Pixel.

Baca juga:

Microphone Google Pixel XL 2 Bermasalah, Ini Solusinya

- Advertisement -

Meski beberapa saat yang lalu pihak Google menyatakan mereka hanya ‘ikan kecil di kolam yang besar’, namun nampaknya kenyataan berkata lain. Pasalnya IDC melaporkan bahwa penjualan Pixel pada 2017 lalu, dikabarkan meningkat setidaknya dua kali lipat jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Melansir dari laman 9to5Google.com (13/02/2018), Direktur Riset IDC, Francisco Jeronimo, mengatakan bahwa Google berhasil menjual 3,9 juta unit sepanjang 2017. Memang, angka ini bukanlah angka yang bisa disandingkan dengan penjualan iPhone milik Apple atau seri Galaxy milik Samsung. Namun tetap saja, jumlah penjualan ini cukup menjanjikan.

Baca juga :

Penjualan Perdana Pixel 2 Lebih Tinggi dari Pendahulunya, Bakal Masuk Indonesia?

Tapi perlu diingat, peingkatan dua kali lipat ini sebenarnya bisa dibilang kurang akurat. Pasanya, Pixel baru saja secara resmi dijual pada akhir 2016, dan memiliki penjualan sebesar 2 juta perangkat. Akan tetapi, tetap saja hal ini menunjukkan bahwa sedikit demi sedikit, Google Pixel akan bisa menyaingi jumlah penjualan iPhone dan Galaxy.

Di sisi lain, smartphone besutan bapak Android Andy Rubin, yakni Essential tidak terjual dengan baik. Sepanjang 2017, mereka hanya bisa menjual 90 ribu unit saja. Tentu saja, apa yang diinginkan oleh Andy nampaknya tidak bisa terwujud dalam waktu dekat ini.

Baca juga:

Lagi-lagi Google Pixel 2 Bermasalah!

Yah, terlepas dari tingginya peningkatan penjualan Pixel, Google nampaknya masih harus menempuh jalan yang yang tak mudah. Hal ini dikarenakan untuk menyaingi penjualan iPhone dan Galaxy, Google harus meningkatkan penjualan mereka setidaknya beberapa kali lipat lagi.