Technologue.id, Jakarta – Tak ada angin atau hujan, tiba-tiba Google telah menyepakati akuisisi Fabric, platform milik Twitter yang berkemampuan mengembangkan aplikasi medsos yang hampir berumur 11 tahun itu. Mengutip Eweek (18/01/17), begitu proses deal ini kelar, maka tim dari Fabric akan bergabung dengan Developer Products Group Google dan bekerja dengan tim platform pengembang aplikasi Firebase.

“Fabric dan Firebase menjalankan platform mobile dengan kekuatan yang unik di pasaran saat ini. Kami tak sabar untuk mengombinasikan dua platform ini untuk menghadirkan tim developer aplikasi mobile terbaik di dunia,” begitu kata VP Fabric of engineering, Rich Paret. Sayang, tak dijelaskan berapa mahar yang diberikan Google untuk kelancaran akuisisi ini.

Perpisahan Twitter dan Fabric ini mengakhiri kerja sama mereka sejak dilahirkan Oktober 2014. Fitur-fitur dari Fabric sendiri antara lain didesain utuk membantu developer membuat mobile app yang stabil hingga men-generate revenue. Bisa dibilang, Fabric adalah bagian terpenting dalam bisnis Twitter saat ini hingga cocok diibaratkan dengan jantungnya.

Dengan mengakuisisi Fabric, Google akan mendapatkan beragam keuntungan, misalnya akses ke kit yang biasa dipakai developer Twitter untuk mendistribusikan aplikasi mobile-nya. Selain itu, ada juga kit-kit dengan fungsi yang layak dikembangkan Google lebih jauh semacam integrasi iklan yang berguna untuk monetisasi, SMS authentication tool yang mengizinkan user sign-in melalui nomor ponsel tanpa username dan password, hingga kit untuk mengecek kelayakan sebuah aplikasi.

Tahun lalu, sempat muncul isu bahwa Twitter hendak dijual. Beberapa pembeli pun mengantre, mulai dari Apple, Disney, hingga Google. Namun ketimbang membeli keseluruhan perusahaan, Google nampaknya lebih tertarik untuk membeli bagian dari bisnis Twitter ini.

Dengan lepasnya Fabric dari Twitter, akankah bisnis Twitter terseok-seok tahun ini? Ada prediksi?

 

Baca juga:

Akun Habib Rizieq Diblokir, Twitter: Ini Untuk Menciptakan Rasa Aman

Habib Rizieq Mau Ambil Alih Twitter, Memang Bisa?

Tiru Facebook, Twitter Berikan Fitur Menarik Ini