Technologue.id, Jakarta – Ambisi Huawei untuk menyambut era 5G amat besar. Di Global Analyst Summit-nya yang diadakan di Shenzen, vendor kipas merah itu menyatakan siap mencuri momentum lahirnya teknologi 5G dengan meresmikan ponsel pintar 5G-enabled pada semester kedua 2019 atau paling cepat Q3 2019.

Melansir AndroidCentral.com (17/04/2018), karya smartphone 5G dari produsen asal China itu kemungkinan adalah Mate 30. Ponsel itu sendiri diyakini adalah suksesor Mate 20 yang akan di-launching tahun ini.

Baca juga: 

Resmi, Ini Harga dan Spesifikasi Huawei P20 dan P20 Pro

- Advertisement -

Yang menarik, bakal calon ponsel 5G Huawei ini bakal memakai modem 5G yang mereka besut sendiri. Chip Balong 5G01 yang mereka kenalkan di MWC bulan Februari lalu disebut mampu mendukung bandwidth 2,3 Gbps. Balong 5G01 juga diproyeksikan ditanamkan di mobil tanpa awak.

Dalam event tersebut, Huawei turut memprediksi akan ada 1,1 miliar koneksi berbasis 5G pada tahun 2025 mendatang. Tak hanya itu, bakalan ada pula 200 jutaan mobil yang terkoneksi 5G di tahun tersebut. Prediksi itu cukup ambisius, mengingat apabila jaringan 5G baru akan populer tahun depan, artinya hanya enam tahun waktu yang dibutuhkan konsumen untuk mengadopsi mobil berteknologi lebih tinggi dari yang ada sekarang.

Baca juga: 

Huawei Tengah Kembangkan Smartphone Berteknologi Blockchain?

Seperti redaksi beritakan sebelumnya, ada kabar berembus bahwa puluhan vendor akan merilis ponsel berbasis 5G, di antaranya Asus, HTC, Oppo, Sony, Xiaomi, Vivo, dan ZTE. Mereka adalah vendor yang dikabarkan siap mengadopsi modem Snapdragon X50 dari Qualcomm.

Baca juga: 

2019, Puluhan Vendor Siap Rilis Smartphone 5G

Huawei sendiri belakangan juga merilis handset baru, yaitu P20 dan P20 Pro. Duet smartphone yang dilengkapi notch itu punya keunggulan masing-masing, yaitu memakai prosesor Kirin 970 octa-core dan triple-camera (untuk P20 Pro). Namun, keduanya masih jauh dari predikat gadget 5G.