Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Kecelakaan Grandmax di Tol Japek Ingatkan Skandal Manipulasi Uji Keselamatan Daihatsu
SHARE:

Technologue.id, Jakarta - Kecelakaan yang terjadi di jalur contraflow Tol Jakarta Cikampek menyebabkan dua minibus milik Daihatsu yakni Grandmax dan Terios. Keduanya bahkan mengalami kebakaran hebat hingga mobil-mobil tersebut hanya menyisakan rangka saja.

Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) yang menyelidiki kecelakaan tersebut menduga adanya ledakan di mobil Grandmax lantaran impact deformasi pada mesin yang berada di bawah kursi pengemudi. Setelah terjadi ledakan sebanyak dua kali, kemudian mobil langsung terbakar.

Baca Juga:
Pakar Keselamatan Berkendara: Mudik Pakai Mobil, Jangan Seperti Sopir Angkot

Adanya kecelakaan yang berasal dari Grandmax, mengingatkan masalah skandal manipulasi aspek keselamatan Daihatsu beberapa waktu lalu. Saat itu, Grandmax di uji tabrak di pabrik Daihatsu di Kota Ryuo, Jepang, 15 Januari 2024 untuk menilai kinerja keselamatan penumpang saat kendaraan bertabrakan.

"Ketika Grandmax ditabrakkan ke dinding beton dengan kecepatan 50 km/jam, ada manipulasi pada airbag yang diatur untuk mengembang melalui pengatur waktu, bukan karena sensor benturan," kata perwakilan Kementerian Pertahanan, Infrastruktur, Transportasi dan Pariwisata (MLIT) Jepang dikutip dari Newsonjapan, Selasa (9/4/2024).

Daihatsu sendiri mengklaim penyelidikan terdahap model Grandmax yang terdampak tidak ditemukan adanya masalah keselamatan. Sementara MLIT telah mempublikasikan hasil uji tabrak sejumlah kendaraan, termasuk Daihatsu Grandmax.

MLIT melakukan uji kepatuhan ini yang kemudian dipublikasikan untuk mengurangi kekhawatiran konsumen terhadap keamanan dan keselamatan pada kendaraan baru, khususnya mobil Daihatsu.

Baca Juga:
Ini Kata Pakar Keselamatan Berkendara Terkait Kecelakaan Maut di Tol Japek

Sementara Daihatsu Indonesia menyebut bahwa Grandmax yang diedarkan di Tanah Air tidak terpengaruh hasil uji tabrak tersebut. Hal itu hanya berlaku untuk pasar Jepang.

"Informasi yang kami dapat dari principal yakni setiap negara memiliki regulasi masing-masing. Untuk kasus tersebut (manipulasi uji tabrak Grandmax) hanya berlaku di pasar Jepang saja," kata Sri Agung Handayani, Marketing Director dan Corporate Planning & Communication Director Astra Daihatsu Motor (ADM) beberapa waktu lalu.

SHARE:

Garena Undawn Hadirkan Patch Baru, Ajak Pemain Taklukan Kegelapan di Stygian City

Gara-gara Ini, Kominfo Ancam Denda Platform Digital Sebesar Rp500 Juta