Technologue.id, Jakarta – Microsoft baru saja memasuki tahun baru fiskal. Dan seiring dengan hal tersebut, mereka pun merilis laporan keuangannya secara global untuk periode kuartal fiskal terakhir di 2017. Hasilnya, di antara berbagai layanan digital yang dimilikinya, cloud dan office menjadi dua layanan yang paling banyak mendatangkan uang.

The Verge (20/07/17) mengabarkan kalau kuartal terakhir pada tahun fiskal 2017 yang berakhir pada Juli 2017, Microsoft berhasil mengantongi total pendapatan hingga US$23,3 miliar dengan pendapatan bersih US$21,2 miliar. Angka tersebut berhasil meningkatkan pendapatan Microsoft sebesar 13 persen dari tahun ke tahun.

Untuk layanan cloud sendiri, Microsoft berhasil meningkatkan pertumbuhan Azure hingga 97 persen pada periode tersebut. Ini membuat pendapatan pada kategori tersebut naik menjadi 15 persen dari tahun ke tahun.

Sementara untuk layanan Office, Microsoft mencatat bahwa kini pengguna yang berlangganan dalam waktu tertentu jauh lebih banyak ketimbang model bisnis lisensi terdahulu. Pada kategori Office, baik cloud maupun tradisional sendiri pendapatannya berhasil meningkat 5 persen secara keseluruhan dari kuartal sebelumnya.

Layanan Microsoft lainnya, seperti LinkedIn berhasil memberikan kontribusi sebesar US$1,1 miliar sepanjang kuartal keempat tahun fiskal 2017. Angka tersebut meningkat US$125 ribu dari kuartal sebelumnya.

 

Baca juga:

PHK Pegawai Microsoft Bukan Sepenuhnya Kabar Buruk

Microsoft Pecat 3.000 Karyawannya Secara Global

Microsoft Bikin Perangkat Premium Berbasis Windows 10 Mobile?