Technologue.id, Jakarta – LG mengklaim BLU, sebuah perusahaan smartphone baru asal Amerika Serikat, telah melalukan pelanggaran hak patennya. Setidaknya ada lima pelanggaran yang ditengarai telah dilakukan oleh BLU terkait teknologi LTE besutan LG.

Dilansir dari Android Authority (3/5/2017), permasalahan ini rupanya telah dilaporkan oleh LG sejak bulan Maret lalu, yang langsung dilayangkan kepada Komisi Perdagangan Internasional (ITC) di Amerika Serikat. BLU dianggap telah melanggar hak paten LTE milik LG.

Selain mengirimkan surat perintah kepada BLU untuk menghentikan aktifitasnya tersebut, LG turut mengajikan tuntutan hukum terhadap perusahaan yang bermarkas di Miami, Florida ini. LG turut meminta kompensasi secara finansial atas pelanggaran yang dilakukan oleh BLU, yang juga dianggap telah merugikannya.

Kasus langgar-melanggar hak paten memang bukan hal yang baru, pasalnya beberapa waktu silam kita sering mendengar pertikaian sejenis di antara Apple dan Samsung. Namun, ini adalah kali pertama LG mengajukan tuntutan terhadap perusahaan smartphone lain, terkait pelanggaran hak patennya.

Berdasarkan laporan dari LG, BLU telah menggunakan teknologi LTE yang merupakan hak paten dari LG tanpa ada izin sebelumnya. Walau telah mengirimkan surat resmi sebanyak empat kali sejak tahun lalu, namun LG merasa tidak ada tanggapan dari BLU, hingga akhirnya perusahaan tersebut melakukan pelanggaran untuk yang kelima kalinya.

Menanggapi hal tersebut, ITC mengatakan akan memulai investigasinya secara resmi, dan menjanjikan selesai dalam waktu 45 hari hingga 60 hari. BLU sendiri telah melakukan pelanggaran yang cukup banyak, karena sebelumnya perusahaan tersebut juga diperkirakan atas pelanggaran hak paten 2G, 3G, dan LTE milik BlackBerry.

Baca juga:

#TECHTOLOGY: Harga LG G6 di Indonesia – Promo Paket Bolt

LG Boyong K10 (2017) ke Indonesia, Ponsel ‘Selfie’ Harga 2 Jutaan

LG G6 Resmi Melenggang di Indonesia, Harga 10 Juta Saja!