Baca juga:
Hati-hati Malware Mining Berkeliaran di Facebook Messenger!
Loapi bisa masuk dari ketidaktahuan korban dalam mengklik banner iklan dan men-download aplikasi konten dewasa atau anti-virus. Setelah proses instalasi berhasil, Loapi akan merampas akses ke administrator. Kalau sudah terlambat, korban tak akan bisa berbuat banyak. Jika korban mencoba mengakses pengaturan administrator, malware tersebut akan mengunci layar dan menutup aplikasi Settings. Mengunduh anti-virus baru pun tak akan berguna, karena Loapi bakal mendeteksinya sebagai malware dan mencoba menghapusnya.Baca juga:
Wow, Jumlah Malware Lebihi Jumlah Gadget di Seluruh Dunia!
Berbeda dengan malware kebanyakan yang hanya memporak-porandakan peranti lunak smartphone, efek yang ditimbulkan Loapi lebih nyata. Dari sampel yang diteliti Kaspersky Lab, baterai gawai Android yang terserang Laopi bisa menggelembung sampai merusak casing belakang ponsel. Ngerinya, malware ini bisa melakukan itu dalam kurun waktu dua hari infeksi saja.Baca juga:
Ternyata, Sebanyak Ini Orang yang Mau Berteman dengan Rinna Si Chatbot
Lalu, bagaimana cara melindungi diri Anda dari Trojan.AndroidOS.Loapi ini? Yang paling mudah tentu saja adalah dengan tidak memasang aplikasi selain dari aplikasi resmi, yakni Google Play Store. Selain itu, non-aktifkan instalasi aplikasi dari sumber yang tak diketahui serta pasanglah antivirus yang menurut Anda dapat diandalkan.