Jakarta – Microsoft secara resmi mengubah nama merek konsol gamingnya, dari Xbox menjadi XBOX. Perubahan ini diumumkan langsung oleh CEO Xbox yang baru, Asha Sharma, melalui akun X/Twitter miliknya pada 15 Mei 2026.
Keputusan ini diambil setelah Sharma mengadakan jajak pendapat di media sosial. Dalam polling tersebut, para penggemar diminta memilih antara logo Xbox standar atau versi huruf kapital.
Hasilnya cukup mengejutkan. Sebanyak 64,8 persen suara mendukung perubahan ke XBOX. Angka ini langsung ditindaklanjuti oleh Microsoft dengan menerapkan nama baru tersebut secara resmi.
Perubahan ini sudah terlihat di akun X resmi Xbox dan profil LinkedIn milik Asha Sharma. Namun, belum ada pembaruan serupa di platform lain seperti Instagram, Facebook, Bluesky, dan YouTube.
Hal ini membuat sebagian penggemar masih ragu seberapa serius rebranding ini dilakukan. Meski begitu, perubahan ke XBOX setidaknya sudah bisa dilihat di beberapa kanal digital utama Microsoft.
Sejak menggantikan Phil Spencer sebagai CEO pada Februari lalu, Sharma telah melakukan berbagai perubahan besar dan kecil. Beberapa di antaranya termasuk perombakan kepemimpinan awal bulan ini.
Microsoft juga mengakhiri kampanye pemasaran "This is an Xbox" pada Maret lalu. Selain itu, perusahaan menurunkan harga langganan Game Pass pada April lalu.
Perubahan nama menjadi XBOX tampaknya lebih sejalan dengan penyesuaian kecil yang baru-baru ini dilakukan. Misalnya, urutan booting baru yang diungkapkan beberapa pekan lalu atau facelift logo klasik pada April.
Reaksi penggemar terhadap perubahan ini beragam. Beberapa menganggapnya sebagai penghormatan yang menyenangkan untuk masa-masa awal logo dan nama konsol tersebut.
Mengingat pembaruan ini terinspirasi langsung dari masukan penggemar, sebagian mulai meminta Sharma melakukan perubahan lebih lanjut. Mereka ingin nama dikembalikan ke font klasik bergerigi.
Di sisi lain, banyak pengguna yang belum mau menanggapi serius ide XBOX. Mereka menunggu untuk melihat apakah perubahan ini benar-benar akan bertahan lama.
"Saya mengharapkan sesuatu yang tidak berguna dan bodoh, tetapi mereka masih berhasil mengejutkan saya," kata seorang pengguna Reddit. Pengguna lain bercanda dengan mengatakan "BESAR JIKA BENAR."
Sejauh ini, belum jelas seberapa sukses perubahan-perubahan ini bagi Microsoft. Sharma terus bekerja untuk membawa Xbox ke posisi yang lebih baik di industri gaming.
Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat melihat apa yang Sharma katakan tentang sejarah gaming-nya. Anda juga bisa membaca tentang Fitur Terbaru Xbox Cloud Gaming yang bocor baru-baru ini.
Kita akan memiliki gambaran yang lebih baik tentang seberapa serius Microsoft dengan XBOX dalam waktu dekat. Hingga saat itu tiba, penggemar hanya bisa menunggu dan melihat perkembangan selanjutnya.