Technologue.id, Jakarta – Kebanyakan dari netizen kemungkinan besar telah familiar dengan nama Mozilla. Ya, komunitas software global itu sudah berdiri dari 1998 dan menelurkan salah satu peramban paling populer sejagat, Firefox.

Kendati sudah memiliki browser berlogo rubah api itu, Mozilla sepertinya belum puas. Belum lama ini, mereka terpantau tengah membuat browser untuk sistem operasi Android bernama Fenix.

Baca juga:

Mozilla Kembangkan Fitur Kontrol Browser Berbasis Suara

Seorang user Reddit mengendus keberadaan Fenix setelah memergoki repository-nya di GitHub, yang project-nya sebenarnya sudah dimulai empat bulan lalu. Melansir AndroidHeadlines.com (08/07/2018), Fenix masih berada di tahap pengembangan awal dan informasi yang tersedia masih sangat minim untuk saat ini.

Kendati demikian, mungkin Fenix akan sedikit berbeda dengan peramban Android lainnya. Dalam repository-nya, Fenix mengusung tagline “not your parent’s Android browser”, yang mengindikasikan aplikasi ini mungkin menarget user yang lebih muda atau yang melek teknologi.

Baca juga:

Avast Secure Browser Diluncurkan, Janjikan Keamanan Data Ekstra

Jika Fenix benar-benar bakal lahir, ini bukanlah kali pertama Mozilla membuat “tandingan” dari ciptaannya sendiri. Komunitas global yang didirikan oleh mantan punggawa Netscape itu punya Firefox Focus. Aplikasi yang tersedia untuk Android maupun iOS itu hadir untuk Anda yang ingin berselancar di dunia maya lebih aman. Pasalnya, Focus didesain untuk memblokir online tracker, termasuk dari pihak ketiga.

Baca juga:

Siapa Kira? Game dan Browser Ini Ternyata Malware Miner Cryptocurrency!

Sebagai catatan, kompetisi browser di platform Android sangat ketat. Walau sudah diunduh lebih dari 100 juta kali, Firefox saja tetap harus berjibaku dengan Google Chrome, UC Browser, hingga Opera dan CM Browser. Kira-kira, mampukah Fenix nanti berbicara banyak?