Technologue.id, Jakarta – Mudik sudah menjadi tradisi di Indonesia yang tak bisa ditinggalkan pada saat menjelang hari raya Idul Fitri. Semakin berkembangnya pembangunan infrastruktur, semakin beragam pula transportasi yang digunakan untuk bisa mencapai kampung halaman. Dan salah satunya adalah dengan menggunakan kendaraan pribadi, baik mobil ataupun motor.

Baca Juga:
7 Game Seru Jadi Pendamping Perjalanan Mudik

Berbeda dengan pengguna transportasi umum, persiapan untuk menggunakan kendaraan pribadi sebagai angkutan mudik biasanya lebih banyak. Dan salah satu hal yang cukup penting adalah teknologi navigasi agar tak tersesat dan juga mencari jalur alternatif agar tak terjebak macet. Dengan sebuah smartphone, pemudik sebenarnya sudah bisa menggunakan aplikasi peta dan navigasi bawaan Google, yakni Google Maps.

Namun apa jadinya jika di tengah perjalanan tiba-tiba kuota internetnya habis ataupun tidak mendapatkan sinyal? Sejatinya pemudik tak perlu khawatir, karena peta navigasi di Google Maps bisa dioperasikan tanpa sinyal, alias offline. Berikut langkahnya.

Baca Juga:
Telkomsel MAXstream Sajikan Informasi Lalu-lintas Mudik

1. Pastikan Anda Terkoneksi dengan internet

Sebelum bisa menggunakan Google Maps secara tanpa sinyal atau offline, tentunya Anda harus mendownload petanya dahulu melalui internet. Oleh karenanya, disarankan agar memiliki kuota data yang cukup atau menggunakan jaringan Wi-Fi dengan kecepatan yang tinggi. Sebab, biasanya peta yang didownload bisa berkisar puluhan hingga ratusan megabyte, tergantung pada tujuannya.

2. Buka Aplikasi Google Maps di Smartphone atau Tablet

Setelah siap dengan koneksi internet kencang, Anda bisa membuka aplikasi Google yang ada pada smartphone maupun tablet. Fitur offline sendiri saat ini sudah tersedia untuk platform Android maupun iOS. Jika belum memilikinya, pemudik bisa mendownloadnya melalui Google Play Store ataupun Apple App Store.

3. Cari Lokasi Tujuan

Jika sudah aplikasi Google Maps sudah dibuka, langkah selanjutnya adalah mengetikkan lokasi tujuan (baik nama tempat, kota, jalan, gedung, dan sebagainya) pada kolom bagian atas yang ada pada aplikasi tersebut.

4. Download Lokasi Tujuan

Lokasi sudah ditentukan, kini tinggal mendownload lokasi tujuan mudik Anda. Namun Google Maps tak serta merta menampilkan tombol untuk mendownloadnya, lantaran secara default aplikasi ini memang dirancang untuk digunakan secara online.

Setelah memasukkan lokasi tujuan mudik, Google Maps akan menampilkan estimasi waktu dan jarak untuk mencapai tujuan. Selain itu, ada informasi cuaca, foto-foto, dan deskripsi tempat. Lalu, dimana letak tombol download petanya?

Tombol download peta bisa ditemui setelah Anda menekan kotak informasi pada bagian bawah. Setelah itu, tekan tombol menu yang ada di pojok kanan atas, lalu akan muncul opsi “Download offline map”.

Baca Juga:
5 Akun Twitter yang Patut Dipantengin Selama Mudik

Setelah langkah-langkah tersebut dilakukan, pemudik tak perlu lagi khawatir ketika kehilangan sinyal secara tiba-tiba atau lupa mengisi kuota data saat di tengah perjalanan ke kampung halaman.

Secara default, Google Maps sendiri akan menggunakan mode online untuk menyajikan peta navigasi. Namun jika ingin langsung menggunakan mode offline atau sekadar memastikan mode offline bisa digunakan, Anda tinggal menonaktifkan data mobile.