Technologue.id, Jakarta – Nintendo mengumumkan akan mengakhiri layanan game balap mobile Mario Kart Tour setelah hadur hampir tujuh tahun. Server game dijadwalkan ditutup pada 30 September 2026.

Berbeda dengan nasib Animal Crossing: Pocket Camp, yang sempat mendapatkan versi offline setelah layanan daringnya dihentikan, Mario Kart Tour tidak akan memperoleh perlakuan serupa. Artinya, setelah server dimatikan, game tersebut tidak lagi dapat dimainkan.

Sebagai bagian dari proses penutupan, Nintendo telah menghentikan penjualan mata uang digital dalam game. Perusahaan juga menonaktifkan perpanjangan otomatis serta pendaftaran baru untuk layanan berlangganan Gold Pass, yang sebelumnya menawarkan berbagai keuntungan seperti hadiah eksklusif, tantangan tambahan, dan akses ke mode balapan 200cc.

Meski demikian, pemain yang masih memiliki langganan aktif tetap dapat menikmati sebagian besar konten Gold Pass tanpa biaya tambahan hingga layanan resmi ditutup. Sementara itu, mulai 5 Agustus 2026, seluruh pemain akan memperoleh akses gratis ke sebagian besar manfaat Gold Pass, meskipun fitur yang berkaitan dengan manfaat langganan berkelanjutan tidak lagi tersedia.

Pengumuman ini sebenarnya bukan hal yang mengejutkan. Sejak akhir 2023, Mario Kart Tour praktis memasuki fase pemeliharaan setelah Nintendo menghentikan penambahan konten baru.

Sejak saat itu, game tidak lagi menerima lintasan balap baru, karakter pembalap, kart, glider, maupun fitur-fitur tambahan yang sebelumnya rutin hadir melalui pembaruan musiman. Siklus kontennya hanya mengulang event dan materi yang sudah pernah dirilis sebelumnya.

Keputusan tersebut sempat memunculkan spekulasi bahwa Nintendo tengah bersiap mengakhiri dukungan untuk game tersebut, yang kini akhirnya dikonfirmasi melalui jadwal penutupan resmi.