Baca juga:
Bocor, Desain Oppo R13 Mirip iPhone X!
Fitur utama yang diandalkan oleh Oppo A75 series ini adalah AI face recognition-nya. Keamanan biometrik itu menawarkan kemudahan bagi user untuk meng-unlock ponsel dan diklaim lebih aman daripada sensor pemindai sidik jari, graphic lock, atau PIN. [caption id="attachment_25537" align="alignnone" width="673"]
Fitur AI face recognition di Oppo A75 dan A75s (source: Oppo)[/caption]
Baca juga:
Oppo F5 Didesain Khusus untuk Game Berat, High Frame Rate AOV Pun Mampu
Soal spesifikasi, duo ponsel ini layak digolongkan ke kelas menengah. Sebabnya, Oppo "hanya" membekalkan prosesor MediaTek Helio P23 (MT6763T) SoC 2.5 GHz, dengan RAM 4GB, baterai 3.200mAh, serta OS Android 7.1 Nougat berbalut ColorOS. Gawai yang masih memakai port microUSB ini juga dipersenjatai dengan kamera depan 20MP di depan dan kamera belakang 16MP yang ditemani dengan fingerprint sensor di bawahnya. Perbedaan A75 dan A75s sejatinya amat tipis, tepatnya pada kapasitas memori internal. A75 punya ROM 32GB, sementara ROM A75s dua kali lipatnya. Namun, keduanya sama-sama dibekali dengan slot microSD. Amat tipis kan bedanya?Baca juga:
Oppo telah memulai penjualan A75 dan A75s di Taiwan. Banderolnya masing-masing adalah Rp5,2 juta dan Rp5,7 juta. Sedikit kemahalankah menurut Anda dibandingkan dengan Oppo F5 yang hanya dijual Rp3,9 juta di sini?